ElangmasNews.com |Lebak,Banten.Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SDN 4 Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dengan anggaran Rp748.665.904 dari APBN, disorot setelah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pekerja di lokasi dipertanyakan.Jum,at (04/09/2026)

Berdasarkan pantauan lapangan, aktivitas pembangunan yang dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan masa pekerjaan 147 hari kalender tersebut menunjukkan masih adanya pekerja yang belum terlihat menggunakan APD secara lengkap sesuai potensi risiko pekerjaannya.
Persoalan ini menjadi perhatian karena pekerjaan berlangsung di lingkungan sekolah yang tidak hanya melibatkan pekerja, tetapi juga berpotensi bersinggungan dengan siswa, guru dan warga sekolah lainnya.

Padahal, aspek keselamatan kerja memiliki dasar hukum, antara lain UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, ketentuan APD melalui Permenakertrans PER.08/MEN/VII/2010, serta penerapan keselamatan konstruksi berdasarkan Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang SMKK.
Pertanyaannya sederhana: dengan anggaran hampir Rp750 juta, siapa yang memastikan standar K3 benar-benar berjalan di lapangan, bukan sekadar tercantum dalam dokumen?
Keberadaan rambu keselamatan di lokasi juga perlu diuji dengan penerapan nyata. Apakah APD diberikan dan diwajibkan? Apakah ada briefing keselamatan? Siapa penanggung jawab K3? Dan bagaimana akses siswa maupun warga sekolah terhadap area pekerjaan dibatasi?
Temuan visual tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran K3 secara keseluruhan. Namun, kondisi itu cukup menjadi dasar untuk meminta penjelasan P2SP, pihak sekolah, pengawas pekerjaan serta instansi terkait.
Publik berhak mengetahui apakah komponen K3/SMKK telah direncanakan, dianggarkan, diterapkan dan diawasi secara konsisten dalam proyek yang menggunakan uang negara tersebut.
Redaksi akan menelusuri lebih lanjut dokumen pelaksanaan dan mekanisme pengawasan proyek, termasuk meminta klarifikasi pihak P2SP dan instansi berwenang terkait penerapan K3 di SDN 4 Citeras.
(Achmad)











