GHI Lebak Dukung Aksi Masyarakat, Desak Hentikan Praktik Matel Yang Meresahkan

GHI Lebak Dukung Aksi Masyarakat, Desak Hentikan Praktik Matel Yang Meresahkan
Spread the love

ElangmasNews.com, RANGKASBITUNG, LEBAK, – Lembaga Garda Hakkura Indonesia (HGI) Kabupaten Lebak secara resmi menyatakan sikap mendukung rencana Perkumpulan Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten yang akan menggelar aksi unjuk rasa atas maraknya praktik penarikan paksa kendaraan oleh oknum matel di wilayah Propinsi Banten.

“Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga, tapi sebagai bagian dari rakyat yang dirugikan. Cukup sudah rakyat ditakut-takuti di jalan,” ujar Halim Kurnia,S.I.P,M.A Ketua GHI Kab. Lebak kepada media ini melalui telphon selularnya, Kamis, (4/9/2026).

GHI menilai tindakan matel yang menarik kendaraan di jalan bertentangan dengan UU Fidusia dan Putusan MK. Hal ini juga berpotensi melanggar Pasal 485 dan 486 KUHP tentang Pemerasan.

Untuk itu GHI Kabupaten Lebak mendesak kepolisian mengusut tuntas dan menangkap oknum matel yang diduga melakukan penarikan paksa kendaraan di jalan raya.

Tidak hanya kepolisian, GHI juga meminta OJK memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan pembiayaan yang menggunakan jasa penagihan liar. Untuk Perusahaan Leasing diminta menghentikan kerjasama dengan debt collector liar.

“Kami siap mendampingi hukum bagi warga yang menjadi korban. Jangan takut. Lawan jika ditarik di jalan dan segera lapor ke polisi. Karena tindakan oknum matel merupakan perbuatan melawan hukum, ” Tegas Halim

Ditempat terpisah Koordinator Aksi Yayan Sopian didampingi Hendrik Faisal kepada media ini membenarkan jika pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Adira Rangkasbitung yang dijadwal akan dilaksanakan pada, Kamis tanggal 10 September 2026 mendatang.

“Surat pemberitahuan aksi akan kami berikan kepada PT Adira Cabang Rangkasbitung dan Polres Lebak, besok, Jumat (5/9/2026), ” Ungkap Hendrik

Tim


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *