ElangmasNews.com | Pandeglang, Banten – Upaya meminta transparansi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Batu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, belum sepenuhnya berakhir. Setelah audiensi digelar, pihak penginisiasi menilai hasil pertemuan tersebut belum memberikan jawaban yang memuaskan atas sejumlah persoalan yang dipertanyakan.
Ketua DPC GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan, Iwan Gaib, bersama Gabungan Aktivis, Ormas, dan Media Online Lebak–Pandeglang Selatan (GAOMOPLS), kini tengah melakukan perencanaan dan pematangan langkah lanjutan. Salah satu opsi yang sedang dipersiapkan adalah menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan desakan agar persoalan tersebut memperoleh perhatian serius dari pihak berwenang.
Rencana aksi tersebut masih dalam tahap pembahasan internal. Waktu, lokasi, jumlah peserta, serta tuntutan resmi aksi belum ditetapkan secara final.
Audiensi Sudah Digelar, Sejumlah Pertanyaan Dinilai Belum Terjawab
Audiensi yang sebelumnya diajukan DPC GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan merupakan upaya memperoleh klarifikasi mengenai pelaksanaan program MBG di SPPG Gunung Batu.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain transparansi Rencana Anggaran Biaya (RAB), rincian biaya makanan per porsi, standar gizi, kualitas bahan baku, kelayakan menu bagi peserta didik, serta mekanisme pengawasan oleh yayasan dan pihak terkait.
Namun, setelah audiensi dilaksanakan, pihak penginisiasi menilai penjelasan yang diperoleh belum sepenuhnya menjawab substansi pertanyaan yang diajukan.
Kondisi tersebut mendorong GAIB Perjuangan dan GAOMOPLS mempertimbangkan langkah lanjutan agar pertanyaan yang menyangkut mutu pelayanan dan transparansi pelaksanaan program MBG dapat memperoleh jawaban yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Meski demikian, penilaian bahwa audiensi belum memuaskan merupakan evaluasi dari pihak penginisiasi. Penilaian tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penyimpangan dalam pengelolaan program MBG.
Iwan Gaib selaku Ketua DPC GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan pertanyaan yang diajukan melalui audiensi mendapatkan penjelasan yang memadai.
Menurutnya, program MBG menyangkut pemenuhan gizi peserta didik sehingga pelaksanaannya perlu mendapatkan pengawasan dan evaluasi secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
“Audiensi sudah dilaksanakan, tetapi menurut evaluasi kami, masih ada hal-hal yang perlu diperjelas. Kami ingin persoalan ini dijawab secara terbuka berdasarkan data dan dokumen, bukan dibiarkan menjadi pertanyaan yang terus berkembang di masyarakat,” demikian draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Iwan sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.
Iwan juga menekankan bahwa langkah lanjutan yang sedang direncanakan bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong transparansi dan evaluasi terhadap hal-hal yang dinilai belum memperoleh penjelasan memadai.
Ia berharap pihak SPPG, yayasan, koordinator SPPI, serta Badan Gizi Nasional (BGN) dapat memberikan tanggapan yang jelas terhadap pertanyaan yang disampaikan.
Bersama GAOMOPLS, Iwan Gaib kini tengah mematangkan rencana penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi.
Langkah tersebut masih dalam tahap perencanaan, termasuk pembahasan mengenai tuntutan, teknis pelaksanaan, dan jalur koordinasi dengan pihak terkait.
Aksi yang direncanakan diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi secara damai sekaligus mendorong pihak berwenang melakukan penelaahan terhadap persoalan yang dipertanyakan.
Bagi GAOMOPLS, persoalan ini tidak semata-mata berkaitan dengan perbedaan pendapat antara aktivis dan pengelola SPPG. Hal yang lebih penting adalah memastikan bahwa setiap pertanyaan mengenai standar pelayanan, kualitas makanan, rincian biaya, dan mekanisme pengawasan memperoleh jawaban yang dapat diverifikasi.
GAOMOPLS juga diharapkan menyusun tuntutan secara terukur agar substansi persoalan dapat ditindaklanjuti oleh instansi yang memiliki kewenangan.
Sampai rencana tersebut dimatangkan, belum ada kepastian mengenai tanggal pelaksanaan aksi demonstrasi.
GAIB Perjuangan dan GAOMOPLS berharap Badan Gizi Nasional serta instansi terkait memberikan perhatian terhadap evaluasi pelaksanaan MBG di SPPG Gunung Batu.
Apabila diperlukan, pemeriksaan atau evaluasi dapat dilakukan oleh pihak berwenang berdasarkan dokumen, keterangan para pihak, dan ketentuan teknis yang berlaku.
Kejelasan mengenai standar menu, kebutuhan gizi, kualitas bahan baku, serta rincian pembiayaan dinilai penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang ditetapkan.
Di sisi lain, pihak SPPG dan yayasan juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan penjelasan atas setiap pertanyaan maupun dugaan yang berkembang. Dengan demikian, penilaian terhadap pelaksanaan program tidak hanya bertumpu pada satu pihak, tetapi didasarkan pada informasi yang dapat diuji secara objektif.
Rencana demonstrasi yang kini memasuki tahap pematangan menjadi sinyal bahwa GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan dan GAOMOPLS belum menganggap persoalan tersebut selesai setelah audiensi.
Meski demikian, langkah lanjutan diharapkan tetap ditempuh secara tertib, damai, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Substansi tuntutan perlu disampaikan secara jelas agar pihak yang berwenang dapat menindaklanjutinya berdasarkan fakta dan bukti.
Redaksi ElangmasNews.com membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada pengelola SPPG Gunung Batu, Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia, koordinator SPPI Kecamatan Munjul, serta Badan Gizi Nasional terkait hasil audiensi dan persoalan yang masih dipertanyakan.
Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil pematangan rencana aksi, tanggapan pihak penyelenggara, dan langkah yang akan ditempuh instansi terkait.
ElangmasNews.com berkomitmen mengawal persoalan ini secara profesional, berimbang, dan berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi.
Tim











