ElangmasNews.com, Pandeglang, Kamis, 24 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui instansi terkait menyelenggarakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu dan Gelar Bahasa (FTBI-GB) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Aula Hotel Horison Pandeglang.
Festival Tunas Bahasa Ibu dan Gelar Bahasa (FTBI-GB) merupakan salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pelestarian dan penguatan bahasa daerah di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal, mencintai, menggunakan, serta mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian penting dari kekayaan budaya dan identitas masyarakat Pandeglang.
Dengan mengusung semangat pelestarian bahasa ibu, kegiatan FTBI-GB tidak hanya menitikberatkan pada aspek kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan bagi generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap keberadaan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.
Ajang Kreativitas dan Pelestarian Bahasa Daerah
Pelaksanaan FTBI-GB Jenjang SMP Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Para peserta didik dari berbagai sekolah di Kabupaten Pandeglang turut ambil bagian dengan menampilkan kemampuan, kreativitas, dan kecintaan mereka terhadap bahasa serta budaya daerah.
Berbagai bentuk penampilan dan kegiatan kebahasaan menjadi bagian dari festival tersebut. Para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa daerah secara baik, kreatif, dan sesuai dengan konteks budaya yang berkembang di masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa percaya diri para pelajar dalam menggunakan bahasa daerah serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi penerus.
Bahasa daerah tidak hanya dipandang sebagai alat komunikasi, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya yang menyimpan nilai sejarah, kearifan lokal, serta jati diri masyarakat.
Mendorong Generasi Muda Mencintai Bahasa Ibu
Melalui pelaksanaan FTBI-GB, diharapkan semakin tumbuh kesadaran di kalangan pelajar bahwa pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu agar tetap hidup dan digunakan oleh generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya penguatan karakter peserta didik melalui pengenalan budaya lokal. Dengan memahami bahasa dan budaya daerah, para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki wawasan yang lebih luas, tetapi juga semakin mengenal akar budaya dan identitas daerahnya.
Festival Tunas Bahasa Ibu dan Gelar Bahasa (FTBI-GB) Jenjang SMP Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan, sehingga pelestarian bahasa daerah tidak berhenti pada kegiatan festival semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berlangsung Meriah dan Penuh Antusiasme
Suasana di Aula Hotel Horison Pandeglang tampak semarak dengan kehadiran para peserta, pendamping, guru, serta pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Antusiasme para pelajar terlihat dari kesiapan mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
Pelaksanaan festival juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta menunjukkan potensi dan kreativitas masing-masing sekolah.
Diharapkan melalui kegiatan ini lahir generasi muda Pandeglang yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bahasa, seni, dan budaya daerah.
Festival Tunas Bahasa Ibu dan Gelar Bahasa (FTBI-GB) Jenjang SMP Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga bahasa daerah agar tetap dikenal, digunakan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Dengan semangat melestarikan bahasa ibu dan menguatkan jati diri daerah, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian kebudayaan lokal sekaligus memperkuat karakter generasi muda Kabupaten Pandeglang.
Nay







