Festival Tunas Bahasa Ibu 2026, Upaya Melestarikan Bahasa Daerah dan Menguatkan Jati Diri Generasi Muda

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026, Upaya Melestarikan Bahasa Daerah dan Menguatkan Jati Diri Generasi Muda
Spread the love

ElangmasNews.com, PANDEGLANG, 22 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 22 September 2026, bertempat di Aula Hotel Horison Pandeglang, dengan mengusung tema “Melestarikan Bahasa Daerah, Menguatkan Jati Diri Bingen.”

Festival Tunas Bahasa Ibu menjadi salah satu momentum penting dalam upaya memperkenalkan, melestarikan, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik sekolah dasar diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kecintaan mereka terhadap bahasa dan budaya daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, FTBI juga diharapkan mampu menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus memperkuat identitas budaya sejak usia dini.

Bahasa daerah memiliki kedudukan penting sebagai bagian dari warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga pendidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

Dalam konteks pendidikan, pengenalan bahasa daerah kepada anak-anak diharapkan dapat membangun rasa bangga terhadap identitas budaya lokal. Generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga diharapkan memahami dan menghargai nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan keberanian tampil di hadapan publik. Berbagai kemampuan berbahasa dan berekspresi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus kreativitas peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan di Aula Hotel Horison Pandeglang berlangsung dalam suasana semarak. Para peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Dukungan para guru dan pendamping turut memberikan semangat kepada para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Baca Juga  Revitalisasi SDN Pasir Eurih 1 Disorot: Material Diduga Memakan Bahu Jalan, Keselamatan Pengguna Jalan Dipertaruhkan

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang melalui kegiatan FTBI ini diharapkan terus mendorong sekolah-sekolah untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan bahasa dan budaya daerah.

Pelestarian bahasa daerah dinilai penting dilakukan secara berkelanjutan, terutama di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi yang membuat generasi muda semakin banyak berinteraksi dengan berbagai bahasa dan budaya dari luar.

Dengan demikian, Festival Tunas Bahasa Ibu bukan sekadar kegiatan perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki kemampuan, kreativitas, sekaligus kesadaran terhadap akar budaya daerahnya.

Melalui tema “Melestarikan Bahasa Daerah, Menguatkan Jati Diri Bingen,” FTBI SD Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini serta memperkuat karakter generasi muda Pandeglang agar tetap memiliki jati diri dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa bahasa daerah merupakan kekayaan yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga tetap hidup, digunakan, dan dihargai di tengah perkembangan masyarakat yang terus berubah.

Nay


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *