ElangmasNews.com, Pandeglang, 22 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi, UMJ turut melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dengan mengusung tema “Membangun Nasionalisme melalui Partisipasi Pemilu yang Beradaban.”
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Aula SMK Baitul Hamdi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten serta unsur terkait lainnya.
Sosialisasi pendidikan pemilih ini menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula, mengenai pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Pemilu bukan sekadar proses memilih pemimpin dan wakil rakyat, tetapi merupakan sarana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam menentukan arah pembangunan bangsa.
Melalui tema yang diangkat, para peserta diajak memahami bahwa partisipasi dalam pemilu harus dilandasi semangat nasionalisme, kedewasaan dalam berdemokrasi, serta sikap saling menghormati terhadap perbedaan pilihan politik.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar, politik uang, ujaran kebencian, maupun provokasi yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu kualitas demokrasi.
Keterlibatan generasi muda dalam kehidupan demokrasi menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Dengan bekal pengetahuan kepemiluan yang memadai, pemilih diharapkan mampu menentukan pilihan secara rasional, mandiri, dan bertanggung jawab, sekaligus tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif dan interaktif. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak suara dengan penuh kesadaran serta menjaga etika dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tumbuh pemilih yang tidak hanya aktif menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang menjaga demokrasi tetap sehat, damai, santun, dan beradab.
Pemilu yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh kualitas dan kesadaran para pemilih. Membangun nasionalisme melalui partisipasi pemilu yang beradaban merupakan tanggung jawab bersama demi terwujudnya demokrasi yang semakin matang serta kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh dalam bingkai persatuan.
Nay







