Kabar Duka: Ketua PAC Pemuda Pancasila Blanakan Wibi Sugiarto, SE Meninggal Dunia
Blanakan, Subang – elangmasnews.com – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti masyarakat Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Blanakan, Wibi Sugiarto, SE, telah berpulang ke rahmatullah dalam usia 40 tahun.
Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Bayu Asih, Purwakarta, pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.
Kepergian sosok pemimpin muda ini memicu gelombang duka cita yang mendalam dari berbagai elemen masyarakat, pejabat pemerintahan, hingga lintas organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Subang yang merasa kehilangan atas dedikasi almarhum semasa hidupnya.
Dihadiri Lintas Elemen dan Tokoh Masyarakat
Sejak kabar duka tersebar, rumah duka terus didatangi oleh para pelayat yang bertakziah dari berbagai kalangan, Keluarga, Saudara, Rekan, dan Sahabat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Tampak hadir pula di antaranya Anggota DPRD Subang, H. Adik LF Solihin dan Ratno Hartono, Ketua KPUD Subang Abdul Muhyi, Sekretaris Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Heri Susanto, Kapolsek Blanakan bersama Jajarannya, Camat Blanakan bersama Jajarannya, Ketua BPD Desa Blanakan dan Jajarannya, Kepala Desa Blanakan beserta jajaran stafnya, Ketua KUD Mina Fajar Sidik Blanakan.
Rasa kehilangan yang besar juga ditunjukkan oleh kehadiran berbagai organisasi, seperti Keluarga Besar DPP LSM ELANG MAS, Ormas Laskar Merah Putih, para Guru SMAN Blanakan dan SMPN 1 Blanakan, serta para Ketua KUD Tambak se-Kecamatan Blanakan beserta elemen masyarakat lainnya. Kehadiran para tokoh dan lintas organisasi ini menjadi bukti nyata bahwa almarhum adalah sosok yang aktif, dihormati, dan memiliki hubungan sosial yang sangat baik.
Pernyataan Doa dan Belasungkawa DPP LSM ELANG MAS
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Elemen Pejuang Masyarakat (DPP LSM ELANG MAS), Sunarto Amrullah, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam sekaligus mengirimkan untaian doa terbaik untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
“Kami bersaksi bahwa almarhum adalah orang baik yang telah banyak mendedikasikan diri untuk organisasi dan masyarakat. Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya dalam keadaan husnul khatimah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian dan takdir-Nya ini,” tutur Sunarto Amrullah dengan penuh takzim.
Kronologi Berpulangnya Almarhum
Berdasarkan keterangan dari Komandan Unit Pemuda Pancasila (PP) PAC Kecamatan Blanakan, Ahmad Junaedi, almarhum sempat mengalami serangan stroke dua hari sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Pada hari Minggu sekitar pukul 04.30 WIB, almarhum sempat meminta bantuan ibunya untuk dipapah pindah dari ruang tengah ke kamar tidur. Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga langsung memanggil dr. Dede ke rumah. Dokter kemudian menyarankan agar Ketua segera dilarikan ke rumah sakit,” terang Ahmad Junaedi kepada awak media.
Perjalanan medis almarhum sempat diwarnai perjuangan karena kapasitas ruang perawatan rumah sakit yang penuh. Awalnya, Wibi Sugiarto dibawa ke RS Siloam Purwakarta pada Minggu malam (27/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Karena penuh, ia dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta, namun rumah sakit tersebut juga mengalami kendala yang sama.
Almarhum akhirnya mendapatkan penanganan medis intensif di RS Bayu Asih Purwakarta. Namun setelah menjalani perawatan selama dua hari, dokter yang menangani menyatakan almarhum meninggal dunia akibat komplikasi tekanan darah tinggi.
Kehilangan Sosok Pemimpin yang Bersahaja
Ungkapan duka juga disampaikan Kepala Desa Blanakan, Solehudin. Ia mengenang kembali momen pertemuannya dengan almarhum pada awal September lalu.
“Saat saya dan Kasatgas berkunjung ke rumahnya awal bulan ini, kami sebenarnya sudah melihat ada perubahan fisik pada almarhum. Ternyata, Allah SWT memiliki kehendak lain dan memanggil Kang Wibi pada hari Selasa kemarin,” ungkap Solehudin.
Solehudin memanjatkan doa agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Berdasarkan informasi pihak keluarga, jenazah almarhum Wibi Sugiarto, SE dilepas menuju tempat peristirahatan terakhirnya dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sirna Raga Mekarsari, Blanakan, pada hari Rabu (30/9/2026).
Bebeng










