FORWATU BANTEN TURUN KE SUNGAI: Cilember 2 Dibersihkan, Arwan Tegaskan Kepedulian Lingkungan Tak Boleh Berhenti di Seremonial

FORWATU BANTEN TURUN KE SUNGAI: Cilember 2 Dibersihkan, Arwan Tegaskan Kepedulian Lingkungan Tak Boleh Berhenti di Seremonial
Spread the love

ElangmasNews.com | Pandeglang, Banten — Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya menjadi slogan. Forum Warga Bersatu (FORWATU) Banten membuktikannya dengan turun langsung ke lapangan melalui kegiatan Apel Bersih Sungai Cilember 2 di Desa Kadubungbang, Kabupaten Pandeglang, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Sungai Bersih, Warga Sehat, Banten Kuat” dan diisi dengan sosialisasi hidup bersih dan sehat, gotong royong membersihkan sungai, serta kegiatan sosial bersama masyarakat.

Presidium FORWATU Banten, Arwan, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya dengan berbicara atau membuat slogan. Hari ini kami turun langsung ke sungai, bergotong royong bersama masyarakat. Sungai adalah bagian penting dari kehidupan, sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Arwan.

Menurut Arwan, persoalan kebersihan sungai tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran besar dalam menjaga agar sungai tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah.

“Jangan sampai setelah dibersihkan hari ini, beberapa hari kemudian kembali kotor. Ini yang harus kita putus. Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga sungai bukan pekerjaan satu hari, tetapi harus menjadi kebiasaan dan gerakan bersama,” ujarnya.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik. Kalau masyarakat sudah bergerak, pemerintah juga harus hadir dan memberikan perhatian. Jangan hanya ketika ada persoalan baru turun tangan. Lingkungan harus dijaga sebelum persoalan menjadi lebih besar,” kata Arwan.

Baca Juga  Tumpukan Sampah Cemari Kali Mati Karang Tanjung, Warga Desak Penegakan Perda K3 dan Pengelolaan Sampah

FORWATU Banten menilai keberhasilan aksi tersebut tidak hanya diukur dari banyaknya sampah yang berhasil diangkat dari sungai. Lebih penting lagi adalah bagaimana kesadaran masyarakat setelah kegiatan berlangsung.

Sebab, sungai yang kembali kotor setelah dibersihkan menunjukkan bahwa persoalan sebenarnya bukan hanya sampah, tetapi juga perilaku dan lemahnya kesadaran menjaga lingkungan.

Arwan menegaskan, FORWATU Banten akan terus mendorong kegiatan sosial yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin FORWATU hanya hadir ketika ada persoalan. Kami juga ingin hadir memberikan solusi dan manfaat. Lingkungan bersih, masyarakat sehat, dan sungai yang terjaga adalah kepentingan kita semua,” pungkasnya.

 

Dengan kegiatan tersebut, FORWATU Banten berharap gerakan menjaga Sungai Cilember 2 tidak berhenti pada Minggu pagi itu saja, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah secara bersama-sama.

Tim


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *