Warga Jalan Kesturi Soroti Campuran Semen Proyek Parit, Dinas PUPR Diminta Perketat Pengawasan

Warga Jalan Kesturi Soroti Campuran Semen Proyek Parit, Dinas PUPR Diminta Perketat Pengawasan
Spread the love

ElangMasNews.com, Sibolga, Sejumlah warga yang bermukim di Jalan Kesturi, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, menyoroti pelaksanaan pekerjaan peninggian bibir parit dan pembuatan tutup parit yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Warga mempertanyakan kualitas campuran semen serta ketebalan pekerjaan yang mereka nilai perlu mendapat perhatian lebih dari pihak terkait.


Sorotan tersebut mencuat saat wartawan media ini melakukan pemantauan terhadap pekerjaan proyek yang berada tepat di depan rumah warga di Jalan Kesturi Nomor 37, Kota Sibolga, sekitar pukul 10.20 WIB. Pekerjaan tersebut diketahui berkaitan dengan kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sibolga.

Salah seorang warga, Nababan, yang merupakan purnawirawan anggota Polri berpangkat Kompol dan pernah menjabat sebagai Wakapolres di wilayah Tapanuli Tengah, turut menyampaikan keberatannya terhadap pekerjaan yang sedang berlangsung di depan kediamannya.

Dalam pantauan di lokasi, terlihat adanya perdebatan antara warga dengan pengawas dari Dinas PUPR Kota Sibolga. Perdebatan tersebut berkaitan dengan persoalan ketebalan peninggian bibir parit serta campuran semen yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Warga meminta agar pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Menurut warga, kualitas pekerjaan perlu menjadi perhatian karena bangunan parit nantinya akan digunakan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Setelah pengawas meninggalkan lokasi, Nababan menyampaikan pandangannya kepada wartawan terkait pekerjaan tersebut. Ia mengaku meragukan komposisi campuran semen yang digunakan pada peninggian bibir parit.

“Coba lihat,” ujar Nababan sembari menunjuk bagian parit yang sedang dikerjakan. Ia mempertanyakan ketebalan pekerjaan yang menurut pengamatannya belum mencapai 10 sentimeter.

Selain mempersoalkan ketebalan, Nababan juga mempertanyakan komposisi campuran material yang digunakan. Menurut dia, campuran semen yang terlihat di lapangan patut diperiksa kembali untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Baca Juga  Ketua IKD Kecamatan Pakisjaya ,Naja Nurjaya,SE.,SH Berharap Kepada Pemerintah Pusat Dan Daerah Untuk Segera Merealisasikan Pembangunan Infrastruktur Di Wilayah Kecamatan Pakisjaya

“Saya ragukan campurannya, tidak ada satu banding empat,” kata Nababan saat menyampaikan keberatannya kepada wartawan.

Ia berharap Dinas PUPR Kota Sibolga dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut. Menurutnya, pengawasan diperlukan agar hasil pembangunan benar-benar memiliki kualitas yang baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Harapan saya, pihak PU Kota Sibolga mengawasi dengan ketat pekerjaan yang sedang berlangsung ini, agar pekerjaan ini benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk memperoleh penjelasan dan konfirmasi mengenai pelaksanaan pekerjaan peninggian bibir parit tersebut, wartawan berupaya menghubungi Kepala Dinas PUPR Kota Sibolga, Riwansyah Sihombing, S.T. Namun, berdasarkan keterangan petugas piket di kantor Dinas PUPR Kota Sibolga, yang bersangkutan sedang berada di luar kantor. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR terkait spesifikasi teknis, komposisi material, maupun standar ketebalan pekerjaan yang dipersoalkan warga.
(HRS)

(EMN.TIMRED)


.


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *