Elangmasnews.com, Kolaka — Ada pertemuan, ada pula perpisahan. Namun, tidak semua perpisahan benar-benar mampu menghapus kenangan yang telah terukir selama menjalankan pengabdian. ((12/09/2026).
Suasana haru menyelimuti momen perpisahan AKBP Yudha W. Nugraha, S.I.K., M.H., CPM., bersama Ny. Vero Yudha dari Kolaka. Pesan yang disampaikan bukan sekadar ucapan selamat tinggal, tetapi menjadi gambaran tentang beratnya meninggalkan sebuah daerah yang telah memberikan begitu banyak cerita.
> “Kolaka mungkin kami tinggalkan, tetapi kenangannya akan selalu tinggal di hati.”
Kalimat sederhana itu seolah mewakili perasaan dalam sebuah perjalanan pengabdian. Selama berada di Kolaka, berbagai pengalaman, kebersamaan, serta hubungan dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak mudah dilupakan.
Perpisahan pun bukan hanya tentang meninggalkan tempat, tetapi tentang membawa pulang kenangan dan meninggalkan jejak kebaikan.
Dalam pesan tersebut juga terselip permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama menjalankan pengabdian. Sebuah ungkapan yang memperlihatkan bahwa di balik tugas dan tanggung jawab sebagai seorang aparat, terdapat sisi kemanusiaan yang begitu dekat dengan masyarakat.
Kolaka menjadi tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pengabdian. Kini langkah harus dilanjutkan, namun cerita tentang kebersamaan itu akan tetap tersimpan.
Bagi masyarakat yang pernah merasakan kehadiran dan pelayanan selama masa pengabdian, perpisahan ini tentu menyisakan rasa kehilangan.
Sebab pada akhirnya, jabatan boleh berganti, tempat tugas boleh berubah, tetapi ketulusan dalam mengabdi dan kenangan bersama masyarakat akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati.
Selamat melanjutkan pengabdian, AKBP Yudha W. Nugraha, S.I.K., M.H., CPM. dan Ny. Vero Yudha.
Selamat jalan dari Kolaka.
Terima kasih atas pengabdian dan kebersamaan.
Kolaka mungkin ditinggalkan, tetapi kenangannya akan selalu tinggal di hati.
**Bara
*(EMN.TINRED)*












