ElangmasNews.com | Pandeglang, Banten. Polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Curuglanglang 1, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, kian menjadi perhatian. Setelah menu makanan dan keseragaman porsi bagi siswa kelas I hingga kelas VI dipertanyakan, upaya konfirmasi kepada pihak terkait belum menghasilkan penjelasan yang memadai.Senin (12/10/2026).
Kini, Ketua DPC GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan, Iwan Gaib, menyatakan akan menempuh langkah resmi dengan melayangkan surat audiensi kepada instansi terkait guna meminta kejelasan mengenai pelaksanaan program MBG tersebut.
Sorotan ini bermula dari pengecekan awak media di SDN Curuglanglang 1 pada Rabu (7/10/2026). Berdasarkan dokumentasi di lokasi dan keterangan seorang guru yang ditemui, menu serta ukuran porsi makanan disebut disamaratakan bagi siswa kelas I sampai kelas VI.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar penentuan porsi, kecukupan gizi berdasarkan kelompok usia, serta transparansi perhitungan biaya makanan yang disajikan.
Namun, dugaan ketidaksesuaian nilai per porsi belum dapat dipastikan karena redaksi belum memperoleh rincian resmi mengenai harga bahan pangan, berat makanan, maupun komponen biaya penyediaan. Karena itu, diperlukan pemeriksaan dan verifikasi dari pihak yang berwenang.
Dalam upaya memperoleh pemberitaan yang berimbang, awak media berusaha meminta klarifikasi kepada Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPI Munjul mengenai persoalan menu MBG di SDN Curuglanglang 1.
Konfirmasi tersebut ditujukan untuk memperoleh penjelasan mengenai standar menu, penentuan porsi untuk setiap kelompok usia siswa, mekanisme pengawasan, serta langkah evaluasi apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Korcam SPPI Munjul belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan awak media.
Belum adanya jawaban tersebut menjadi catatan dalam proses peliputan. Meski demikian, redaksi tidak menyimpulkan sikap tersebut sebagai pengakuan atas dugaan yang dipertanyakan. Pihak Korcam SPPI Munjul tetap memiliki kesempatan untuk memberikan penjelasan, klarifikasi, maupun hak jawab.
Di tengah pelaksanaan program yang menyangkut kebutuhan gizi peserta didik, penjelasan terbuka dari pihak yang memiliki kewenangan menjadi penting agar pertanyaan publik tidak berkembang tanpa kejelasan.
Ketua DPC GAIB Perjuangan Pandeglang Selatan, Iwan Gaib, berencana melayangkan surat audiensi kepada instansi terkait untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong evaluasi pelaksanaan MBG di SDN Curuglanglang 1.
Langkah tersebut diharapkan menjadi ruang resmi untuk menguji informasi yang berkembang, meminta keterangan dari pihak penyelenggara, serta memastikan apakah pelaksanaan program telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Iwan juga berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak berwenang tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi bersedia melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.
Sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian antara lain komposisi menu, berat dan ukuran porsi, kecukupan gizi berdasarkan kelompok usia, keamanan pangan, serta transparansi pelaksanaan program.
Audiensi tersebut diharapkan menghadirkan pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan MBG agar setiap persoalan dapat dijelaskan berdasarkan data dan dokumen pendukung, bukan sekadar asumsi.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Oleh sebab itu, pelaksanaannya perlu disertai pengawasan yang memadai, keterbukaan informasi, dan evaluasi apabila ditemukan persoalan.
Pertanyaan mengenai keseragaman porsi untuk siswa kelas I hingga kelas VI perlu dijawab berdasarkan standar gizi dan ketentuan teknis yang berlaku. Demikian pula dugaan ketidaksesuaian nilai makanan per porsi harus diperiksa melalui data pengadaan dan rincian biaya yang dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi mendorong BGN dan instansi terkait menindaklanjuti persoalan ini secara objektif, termasuk meminta keterangan dari SPPG, yayasan penyelenggara, pihak sekolah, serta pihak lain yang memiliki kewenangan.
Pada akhirnya, yang dibutuhkan bukan saling menyalahkan, melainkan penjelasan yang transparan dan hasil evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan demi kepentingan peserta didik.
ElangmasNews.com tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Korcam SPPI Munjul, pihak SPPG, Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia, pihak sekolah, maupun BGN untuk memberikan keterangan tambahan demi terwujudnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Tim







