Alarm Keselamatan Berbunyi di SDN 136 OKU, Bangunan Retak dari Pondasi hingga Lantai

Alarm Keselamatan Berbunyi di SDN 136 OKU, Bangunan Retak dari Pondasi hingga Lantai
Spread the love

ElangMasNews.com, OKU — Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 136 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang berada di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, menjadi perhatian serius. Sejumlah bagian bangunan sekolah dilaporkan mengalami keretakan, mulai dari pondasi, dinding hingga lantai, sehingga aspek keselamatan siswa dan guru menjadi perhatian utama.

Peninjauan terhadap kondisi bangunan SDN 136 OKU tersebut dilakukan pada Senin, 21 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fisik bangunan yang selama ini dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Dalam peninjauan tersebut hadir Kepala Desa Gunung Meraksa Dahlan, Camat Lubuk Batang Dra. Hj. Karolina, pihak Polsek Lubuk Batang yang diwakili Edi Irawan, serta pihak Koramil Lubuk Batang, Juans, D.M. Pihak sekolah dan sejumlah awak media, termasuk Media ElangMasNews.com, juga turut hadir menyaksikan kondisi bangunan di lokasi.

Kepala Desa Gunung Meraksa, Dahlan, mengingatkan pihak sekolah agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keselamatan para peserta didik. Ia meminta guru dan pihak sekolah memberikan pengawasan lebih terhadap aktivitas anak-anak, khususnya agar tidak bermain di sekitar bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

Dahlan menegaskan bahwa anak-anak perlu diberi pemahaman mengenai kondisi bangunan tersebut agar tidak mendekati area yang dianggap berisiko. Menurutnya, kehati-hatian diperlukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan sekolah berlangsung.

Sementara itu, Camat Lubuk Batang Dra. Hj. Karolina menyarankan agar pihak sekolah segera menyampaikan proposal kepada instansi terkait, khususnya Dinas Pendidikan, sebagai upaya agar kondisi bangunan tersebut dapat segera mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.

Baca Juga  Banjir di Jalan Sulawesi Makassar: Polres Pelabuhan Makassar Himbau Warga Tetap Waspada

Karolina juga mengimbau pihak sekolah agar siswa tidak bermain di bagian belakang gedung sekolah. Imbauan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi bangunan serta cuaca yang mulai memasuki musim hujan, sehingga kewaspadaan terhadap potensi risiko di sekitar bangunan perlu ditingkatkan.

Dari pihak Polsek Lubuk Batang, Edi Irawan menyampaikan rencana pemasangan garis pembatas (police line) pada bagian bangunan yang dianggap berbahaya. Pemasangan tanda tersebut diharapkan dapat menjadi peringatan bagi para siswa maupun warga sekolah untuk tidak mendekati area yang telah diberi tanda.

Menurut keterangan Sunarno bersama sejumlah guru yang hadir, kondisi bangunan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah harus mengatur penggunaan ruangan dan membagi waktu dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar para siswa.

“Kami membagi waktu untuk mengajar siswa kami,” ujar Sunarno saat menjelaskan kondisi kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan bangunan sekolah yang dapat digunakan.

Kepala Desa Gunung Meraksa Dahlan mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi tersebut karena peserta didik di SDN 136 OKU mayoritas merupakan anak-anak dari masyarakat Desa Gunung Meraksa. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan segera mengambil langkah sesuai kewenangan, sehingga keselamatan siswa maupun guru tetap terjamin dan proses pendidikan tidak terganggu.

Camat Lubuk Batang bersama Kepala Desa Gunung Meraksa berharap kondisi SDN 136 OKU tersebut segera diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten OKU melalui instansi terkait untuk mendapatkan penanganan. Peninjauan yang turut disaksikan unsur pemerintah desa, pihak kecamatan, Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Batang, Babinsa Koramil Lubuk Batang, pihak sekolah, serta awak media tersebut menjadi perhatian bersama agar kondisi bangunan dapat segera ditindaklanjuti dan kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam lingkungan yang aman bagi siswa dan guru.

Baca Juga  KAPOLSEK BLANAKAN DAN ANGGOTA UNIT SAMAPTA POLSEK BLANAKAN PAMWAL ACARA PAWAI OBOR DALAM RANGKA MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1446 H

Pewarta:(M.Tohir).
“Elemen Pejuang Masyarakat”
(EMN.TIMRED)*.


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *