
KABUPATEN BEKASI – Elangmasnews.com,- Usai resmi dilantik oleh Bupati Bekasi pada Rabu pagi, 4 November 2026, H. Ibnu Rusdi, SE, yang terpilih sebagai lurah, mendapat sambutan hangat dari seluruh jajaran pegawai serta masyarakat. Suasana penuh kebahagiaan dan suka cita mewarnai penyambutan tersebut sebagai bentuk harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pelayanan publik dan pembangunan wilayah.
Penyambutan tersebut menjadi momentum awal bagi H. Ibnu Rusdi untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah bersama seluruh staf dan pegawai dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, H. Ibnu Rusdi menyampaikan rasa syukur atas pelantikan yang telah dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa amanah jabatan yang kini diembannya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, integritas, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ini, Rabu, 4 November 2026, saya sudah dilantik oleh Bapak Bupati Kabupaten Bekasi. Ke depan, saya bersama rekan-rekan staf dan pegawai yang baru akan menyusun serta menjalankan berbagai program kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, termasuk pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta pengawasan terhadap pembangunan yang menggunakan perizinan dan hal-hal lainnya,” ungkapnya.
PENGAWASAN BANSOS JADI PERHATIAN, PENYALURAN HARUS TEPAT SASARAN
Salah satu perhatian yang disampaikan H. Ibnu Rusdi adalah persoalan bantuan sosial (bansos). Ia menegaskan keinginannya untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan terhadap kondisi masyarakat penerima bantuan.
Menurutnya, pendataan dan pengawasan perlu dilakukan secara serius agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan.
Ia ingin memastikan bahwa masyarakat yang secara kondisi ekonomi layak mendapatkan bantuan tidak terabaikan, sementara data penerima perlu terus dievaluasi berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Langkah turun langsung tersebut diharapkan dapat memperkuat ketepatan sasaran program bantuan sosial sekaligus meminimalkan persoalan ketidaksesuaian data penerima.
PENDIDIKAN DAN KESEHATAN MENJADI SKALA PRIORITAS
Tidak hanya bansos, H. Ibnu Rusdi juga menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan akan menjadi perhatian utama dalam menjalankan program kepemimpinannya.
Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah di tingkat kelurahan.
Pelayanan masyarakat, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada administrasi pemerintahan, tetapi juga harus menyentuh langsung kebutuhan warga, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
100 HARI PERTAMA, TURUN LANGSUNG KE MASYARAKAT DAN EVALUASI 15 POSYANDU
Sebagai langkah awal kepemimpinannya, H. Ibnu Rusdi berencana memanfaatkan 100 hari pertama untuk lebih banyak turun langsung ke tengah masyarakat.
Salah satu agenda yang menjadi perhatiannya adalah melakukan pemantauan dan evaluasi pelayanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 13 Posyandu yang sudah berjalan, sementara terdapat rencana penambahan dua Posyandu baru sehingga jumlahnya ditargetkan menjadi 15 Posyandu.
“Saya pribadi dalam 100 hari pertama akan turun langsung ke masyarakat dan mengontrol pelayanan Posyandu. Saat ini yang sudah ada 13 Posyandu, kemudian ada rencana penambahan dua Posyandu baru, sehingga kemungkinan jumlahnya menjadi 15 Posyandu,” jelasnya.
Pemantauan tersebut akan dilakukan untuk mengetahui secara langsung berbagai kebutuhan, kekurangan fasilitas, serta kendala pelayanan yang dihadapi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan melalui Posyandu.
Evaluasi ini dinilai penting agar keberadaan Posyandu tidak sekadar menjadi fasilitas pelayanan, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ibu, anak, balita, dan keluarga.
KEPEMIMPINAN BARU DITUNTUT HADIRKAN PELAYANAN NYATA
Pelantikan H. Ibnu Rusdi, SE, menjadi awal dari tanggung jawab baru yang tidak ringan. Harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru kini bertumpu pada kemampuan pemerintah kelurahan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, transparan, dan tepat sasaran.
Komitmen untuk turun langsung ke masyarakat, mengevaluasi penyaluran bansos, memperhatikan sektor pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu menjadi sejumlah agenda yang disampaikan sebagai arah awal kepemimpinannya.
Tentu, seluruh rencana tersebut akan menjadi perhatian dan harapan masyarakat untuk dapat diwujudkan secara nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Kini, tantangan berikutnya adalah bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret, pelaksanaan yang konsisten, serta hasil pembangunan yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Masyarakat berharap, kepemimpinan H. Ibnu Rusdi, SE, tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata melalui pelayanan publik yang semakin baik, pembangunan yang terarah, dan pemerintahan yang selalu hadir di tengah kebutuhan warganya.(Red)











