Elangmasnews.com, Kurup, Oku, Sumatera Selatan– Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), berlangsung meriah pada Minggu, 27 September 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, ketika warga berdatangan ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih dan menentukan calon anggota BPD yang mereka kehendaki.

Pada Daerah Pemilihan (Dapil) 1, sebanyak tiga calon harus bersaing untuk memperebutkan dua kursi anggota BPD. Ketiga calon tersebut yakni nomor urut 1 Edo Widodo, nomor urut 2 Rani Agustina, dan nomor urut 3 Haryyadi. Persaingan ketiga calon berlangsung hingga proses pemungutan dan penghitungan suara selesai.
Pemilihan BPD Desa Kurup merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa untuk menentukan lima anggota BPD, yang terdiri atas empat kursi keterwakilan laki-laki dan satu kursi keterwakilan perempuan. Pelaksanaan pemilihan dilakukan melalui TPS yang telah ditentukan, dengan masyarakat diberikan kesempatan menggunakan hak pilihnya secara langsung.

Kepala Desa Kurup, Supron Hadi, tampak hadir dan meninjau langsung pelaksanaan pemilihan. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang sejak pagi telah datang untuk mengikuti proses pemilihan anggota BPD Desa Kurup.
“Tadi saya melihat langsung antusias warga sangat tinggi untuk menyukseskan pemilihan anggota BPD Desa Kurup. Itu terbukti dari warga yang datang sejak pagi. Mereka mencoblos surat suara untuk memilih calon sesuai pilihan masing-masing,” ungkap Supron Hadi kepada media ini.
Menurut Supron Hadi, anggota BPD yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai perwakilan masyarakat sekaligus menjadi mitra Pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan Desa Kurup.
“Kita berharap nantinya dengan terpilihnya anggota BPD baru akan mampu mewakili aspirasi masyarakat Desa Kurup serta menjadi mitra Pemdes dalam menjalankan roda pembangunan di desa kita ini. Kemudian, dapat memberikan masukan bahkan kritikan agar terjadi keseimbangan dalam roda pemerintahan desa,” harapnya.
Ia juga mengimbau agar anggota BPD Desa Kurup periode 2026–2032 dapat membangun kerja sama yang baik. Bagi calon yang belum terpilih, Supron Hadi berharap hasil pemilihan dapat diterima dengan lapang dada sehingga persatuan dan hubungan baik antarmasyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan BPD Desa Kurup, Heriyanto, mengatakan bahwa pada Minggu, 27 September 2026, panitia melaksanakan pemilihan untuk Dapil 1 dan Dapil 2. Selanjutnya, proses pemilihan dijadwalkan berlanjut untuk Dapil 3 dan kuota perempuan. Ia berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilih sesuai hati nurani masing-masing.
“Harapan kami untuk pemilihan BPD ini, masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya dengan memilih sesuai hati nurani mereka,” ujar Heriyanto.
Dari unsur keamanan, hadir Kapolsek Lubuk Batang IPTU Jenizar, bersama Henriawan, Rudial, Ibnu Salim, Erwin R., Yans, serta jajaran Polsek Lubuk Batang. Camat Lubuk Batang Dra. Hj. Karolina beserta jajaran juga turut hadir menyaksikan jalannya pemilihan. Kepala Desa Kurup menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya aparat keamanan, panitia, undangan, masyarakat, dan insan media yang turut mengawal serta meliput kegiatan hingga selesai.
Memasuki tahap akhir, proses penghitungan suara Dapil 1 berlangsung tertib dan lancar. Hasil penghitungan menunjukkan Haryyadi nomor urut 3 memperoleh 243 suara, disusul Rani Agustina nomor urut 2 dengan 211 suara, sementara Edo Widodo nomor urut 1 memperoleh 81 suara. Dengan perolehan tersebut, Haryyadi tercatat sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan BPD Dapil 1 Desa Kurup.
Dengan selesainya proses pemungutan dan penghitungan suara, seluruh rangkaian pemilihan BPD Desa Kurup pada Dapil 1 berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kepala Desa Kurup dan Hardin turut menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, termasuk masyarakat dan pihak keamanan. Kehadiran media yang meliput kegiatan dari awal hingga akhir juga menjadi bagian dari dokumentasi proses demokrasi tingkat desa tersebut.
Pewarta:(M.Tohir).
“Elemen Pejuang Masyarakat”.
*(EMN.TIMRED)*.












