ElangMasNews.com, Batu Raja, OKU, Sumatera Selatan, Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034 digelar secara serentak di tiga desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Selasa (22/9/2026). Tiga desa tersebut yakni Desa Kedaton dan Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), serta Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan.

Pelaksanaan pemilihan BPD di tiga desa tersebut berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi ketika warga berdatangan ke tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak pilihnya dan menentukan calon anggota BPD sesuai pilihan serta hati nurani masing-masing.
Di Desa Kedaton, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat 32 calon anggota BPD yang ikut berkompetisi, termasuk tujuh calon keterwakilan perempuan. Sementara di Desa Bunglai terdapat 22 calon anggota BPD, termasuk empat calon keterwakilan perempuan, yang sama-sama berupaya mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Suasana pemilihan berlangsung cukup semarak. Masing-masing calon memiliki strategi tersendiri untuk menarik perhatian dan simpati masyarakat. Di sejumlah lokasi, para calon juga menyiapkan makanan dan minuman sehingga suasana selama pelaksanaan pemilihan berlangsung penuh kebersamaan, namun tetap dalam kondisi tertib.

Panitia pemilihan di setiap desa secara konsisten mengingatkan masyarakat, calon, pendukung, dan simpatisan agar menjaga ketenangan serta menghormati hak setiap pemilih. Masyarakat diminta tidak melakukan ajakan, bujukan, maupun intimidasi terhadap pemilih sehingga proses demokrasi tingkat desa dapat berlangsung secara jujur dan kondusif.
PJ Kepala Desa Bunglai, Indra Gunawan, S.I.P., menyampaikan harapannya agar calon yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat Desa Bunglai.
“Kita berharap yang terpilih nanti benar-benar amanah dan bisa mewakili aspirasi masyarakat Desa Bunglai,” ujar Indra Gunawan.
Pengamanan kegiatan juga mendapat perhatian dari aparat keamanan. Bhabinkamtibmas Bapak Leonidas dan Babinsa Bapak A.B. Fikri turut hadir di lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus memastikan seluruh rangkaian pemilihan berjalan aman dan terkendali.

Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat mendapat respons positif. Dengan pendekatan yang humanis, warga diimbau agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai hal yang dapat mengganggu jalannya pemilihan. Masyarakat pun terlihat memahami dan mengikuti arahan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Desa Kedaton, Endang, mengatakan bahwa pemilihan BPD merupakan salah satu bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari sinergitas pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia pemilihan, aparat keamanan, serta seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah, warga cukup antusias menggunakan hak pilihnya hari ini. Untuk pelaksanaan pemilihan ini sepenuhnya kami serahkan kepada panitia yang sudah dibentuk,” ujar Endang.

Ketua panitia di masing-masing lokasi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan undangan yang telah hadir serta kepada insan pers yang turut melakukan pemantauan. Panitia meminta seluruh pihak tetap bersabar dan menjaga suasana kekeluargaan sampai seluruh tahapan pemilihan selesai.
Hingga berita ini diterbitkan, seluruh proses pemilihan dan tahapan penghitungan suara masih berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia. Pelaksanaan pemilihan BPD di Desa Kedaton, Bunglai, dan Kepayang diharapkan dapat menghasilkan anggota BPD yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat, mampu menyerap aspirasi, serta ikut mendorong kemajuan dan pembangunan desa.
Pewarta:*(M.Tohir)*
“Elemen Pejuang Masyarakat”,
*(EMN.TIMRED)*.












