ElangmasNews.com, PURWAKARTA – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren Mansurul Huda, Desa Gunung Karung, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jumat (2/10/2026) malam.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam turut hadir bersama Kepala Pondok Pesantren Mansurul Huda KH. Duduy Ubaidilah, Pajada H. Arfan Abduloh Sapei, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Dias Rukmana, unsur Forkopimcam Maniis, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta sekitar 3.000 jamaah.
Peringatan Maulid Nabi diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari pembacaan Surat Yasin, dzikir bersama, pembacaan sholawat, sambutan hingga mauidhotul hasanah. Ribuan jamaah mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Kehadiran Kapolres Purwakarta dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan ulama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga, sekaligus membangun komunikasi yang semakin dekat antara Polri dengan masyarakat.
Di tengah kegiatan tersebut, Kapolres Purwakarta turut menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat, khususnya mengenai kewaspadaan terhadap bencana alam dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diajak tidak menganggap sepele berbagai aktivitas yang dapat menjadi sumber munculnya api.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan membakar sampah di lingkungan rumah maupun lahan terbuka.
Kapolres mengingatkan agar pembakaran tidak dilakukan sembarangan dan, apabila terpaksa dilakukan sesuai kondisi setempat, api harus terus diawasi serta dipastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Bara api yang masih tersisa dapat kembali menyala dan merembet ke semak, rumput kering maupun benda lain yang mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta lebih waspada ketika melihat asap, titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi meluas. Warga diimbau segera mengambil langkah pencegahan yang aman dan melaporkan kejadian kepada petugas apabila api tidak dapat dikendalikan, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar masyarakat memahami bahwa mencegah kebakaran jauh lebih penting daripada menangani kebakaran setelah api membesar. Kepedulian sederhana, seperti tidak meninggalkan api dan menjaga kebersihan lingkungan dari material mudah terbakar, dapat membantu mencegah kerugian yang lebih besar.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa pesan Kamtibmas tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan.
“Dalam kegiatan keagamaan ini kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Jangan meninggalkan api ketika membakar sampah, pastikan benar-benar padam dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran atau titik api yang berpotensi meluas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, menjaga lingkungan dan keselamatan bersama merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan oleh setiap orang. Dengan kewaspadaan dan kepedulian masyarakat, potensi kebakaran maupun dampak bencana lainnya dapat dicegah sejak dini.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Polres Purwakarta terus mendorong agar nilai keteladanan, kepedulian, persaudaraan dan kemaslahatan tidak berhenti dalam kegiatan keagamaan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Meneladani Rasulullah, peduli sesama, waspada terhadap bencana, dan bersama menjaga lingkungan.
Purwakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Dikeluarkan oleh Si Humas Polres Purwakarta
Jl. Veteran No.408, Ciseureuh, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41118 .
Red







