Rapat Kejurkab IPSI Ponorogo Berujung Deadlock ,Ketua Miseri Efendi Nyatakan Mundur Di Tengah Forum

Rapat Kejurkab IPSI Ponorogo Berujung Deadlock ,Ketua Miseri Efendi Nyatakan Mundur Di Tengah Forum
Spread the love

Ponorogo –Elangmasnews.com-Rapat pembahasan pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang digelar jajaran Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ponorogo pada Selasa

14 Juli 2026 Pukul 19.30 WIB  di

Kediaman H. Miseri Efendy

Rumah JogloJl. Nanas, Keniten

Ponorogo berlangsung panas dan berakhir tanpa menghasilkan keputusan.

Forum yang semula digelar untuk membahas persiapan Kejurkab justru diwarnai penyampaian keberatan dan protes dari sejumlah pengurus serta peserta rapat. Perbedaan pandangan yang mengemuka membuat jalannya pembahasan berlangsung alot dan tidak mencapai kesepakatan.

Situasi semakin memanas ketika, menurut keterangan peserta rapat, Ketua IPSI Kabupaten Ponorogo, Miseri Efendi, secara lisan menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya di hadapan forum. Pernyataan tersebut disebut disampaikan secara tegas di tengah berlangsungnya rapat.

Salah seorang peserta rapat, Ratno, kepada awak media , mengatakan bahwa pengunduran diri Miseri Efendi disampaikan secara tiba-tiba dan diucapkan sebanyak tiga kali dalam forum.

«”Pernyataan pengunduran diri disampaikan secara lisan dan diulang sebanyak tiga kali,” ujar Ratno.»

 

Dengan adanya pernyataan tersebut, forum kehilangan pijakan untuk melanjutkan pembahasan agenda utama. Rapat akhirnya berakhir dalam kondisi deadlock tanpa menghasilkan keputusan maupun kesepakatan terkait pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten Pencak Silat.

 

Sebagai informasi, Miseri Efendi merupakan Ketua IPSI Kabupaten Ponorogo yang terpilih secara sah melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada Desember 2025 dan telah dilantik untuk masa bakti 2025–2029.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Miseri Efendi mengenai alasan pengunduran dirinya maupun tindak lanjut organisasi atas pernyataan tersebut.

(Red)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *