KARAWANG, ELANGMASNEWS.COM – Sabtu, 2 Mei 2026 – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Media Indonesia (PMI), Fahmi Abdul Khodir, menegaskan kepada seluruh insan pers di Indonesia bahwa saat ini adalah momentum yang tepat untuk bangkit, memperkuat solidaritas, dan mempererat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik.
Menurutnya, persatuan merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah profesi wartawan sekaligus benteng dalam menghadapi berbagai tekanan di lapangan.
“Dengan bersatu, kita akan kuat. Tanpa persatuan, insan pers akan mudah dilemahkan dan diperlakukan semena-mena oleh pihak-pihak yang tidak menghargai profesi jurnalistik,” tegasnya.
Ia menyoroti masih adanya wartawan yang mengalami berbagai bentuk perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari pelecehan verbal, penghalangan tugas jurnalistik, hingga intimidasi yang dilakukan oleh oknum, baik dari kalangan pemerintah maupun pihak swasta.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi alarm bagi seluruh insan pers untuk semakin solid, saling mendukung, dan menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang.
“Pers adalah pilar keempat demokrasi. Tugas wartawan bukan untuk dibungkam, melainkan untuk menyampaikan kebenaran kepada masyarakat. Karena itu, seluruh insan pers harus bersatu, saling menjaga, dan tidak boleh takut menghadapi segala bentuk tekanan maupun intimidasi,” lanjutnya.
Ketua Umum PMI juga mengajak seluruh organisasi pers, perusahaan media, dan wartawan di seluruh Indonesia untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jadilah wartawan yang berani, independen, profesional, dan bertanggung jawab. Mari kita tunjukkan bahwa pers Indonesia adalah kekuatan besar dalam menjaga demokrasi, menegakkan keadilan, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Seruan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan pers untuk terus berkarya, menjaga kehormatan profesi, serta memperjuangkan kebebasan pers di Indonesia. Dengan persatuan yang kokoh, insan pers akan semakin dihormati dan memiliki posisi yang kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ( RED )












