ElangmasNews.com, KOLAKA UTARA//08 November 2026//Maraknya kasus pencurian yang terjadi di Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, mulai menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga saat ini pelaku pencurian yang dilaporkan warga disebut belum berhasil diamankan oleh aparat Kepolisian Polres Kolaka Utara, sementara aksi pencurian dikabarkan masih terus berulang.
Akibat rentetan peristiwa tersebut, total kerugian masyarakat ditaksir telah mencapai kurang lebih Rp500 juta. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius karena masyarakat semakin merasa khawatir terhadap keamanan harta benda dan keselamatan lingkungan tempat tinggal mereka.
Menanggapi situasi tersebut, Ivan Palampuri, selaku pemuda Kecamatan Porehu yang juga merupakan mantan Ketua Hippermaku Palopo, mendesak Polres Kolaka Utara agar segera mengambil langkah konkret dan serius untuk mengungkap seluruh kasus pencurian serta menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Masyarakat sudah mengalami kerugian yang sangat besar, bahkan ditaksir mencapai Rp500 juta. Jika kasus seperti ini terus berulang tanpa adanya pengungkapan yang jelas, tentu akan semakin menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat,” tegas Ivan Palampuri.
Menurutnya, aparat kepolisian harus menunjukkan keseriusan dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Jangan sampai berulangnya kasus pencurian menimbulkan kesan bahwa para pelaku semakin leluasa menjalankan aksinya.
Ivan juga meminta Kapolres Kolaka Utara beserta jajaran untuk segera melakukan evaluasi terhadap penanganan laporan masyarakat, meningkatkan patroli keamanan, serta mengoptimalkan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Tidak hanya kepada kepolisian, Ivan turut mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara agar tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Pemerintah daerah diminta segera turun tangan, berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah kecamatan maupun desa untuk mencari solusi konkret dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Jangan hanya melihat persoalan ini sebagai urusan kepolisian semata. Pemerintah daerah juga harus hadir memberikan perhatian serius. Kasihan masyarakat jika harus terus hidup dalam kekhawatiran karena aksi pencurian yang tidak kunjung teratasi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ivan menegaskan bahwa apabila Polres Kolaka Utara belum mampu memberikan perkembangan nyata dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut, maka evaluasi terhadap kepemimpinan Kapolres perlu menjadi perhatian serius pimpinan Polri.
“Jika memang tidak mampu mengatasi persoalan keamanan yang terus dikeluhkan masyarakat, maka Kapolres Kolaka Utara sebaiknya mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya. Jabatan adalah amanah dan harus disertai tanggung jawab dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tutup Ivan.
Masyarakat Kecamatan Porehu kini menantikan langkah nyata dari Polres Kolaka Utara dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara. Penegakan hukum, pengungkapan kasus, serta pemulihan rasa aman harus menjadi prioritas agar masyarakat tidak terus menjadi korban aksi pencurian.
(((( Robby Rambi ))))






