Pembangunan jalan Rampung, Warga Dusun Kertajaya Desa Jayamukti gelar acara Syukuran makan Bersama
Blanakan, Subang, Elangmasnews.com — Warga Dusun Kerta Jaya RT 014/RW 003, Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar syukuran pada Sabtu (1/8/2026). Warga merayakan selesainya pembangunan jalan lingkungan dengan cara menggelar karpet dan makan nasi wuduk bersama langsung di atas jalan yang baru selesai dibangun.
Acara yang dimulai pukul 17.30 WIB ini melambangkan kegembiraan dan kebersamaan warga setempat. Selama bertahun-tahun, warga di wilayah tersebut mendambakan akses infrastruktur yang layak demi kelancaran mobilitas sehari-hari.
Wujud Syukur dan Kebersamaan
Makan Bersama: Warga dari berbagai usia duduk bersila di sepanjang jalan baru untuk menyantap nasi wuduk.
Doa Bersama: Sebelum makan, tokoh masyarakat memimpin doa agar jalan baru membawa berkah keselamatan.
Gotong Royong: Hidangan nasi wuduk dimasak secara swadaya oleh ibu-ibu warga RT 014 sebagai bentuk sukacita.
Ungkapan Suka Cita Tokoh Masyarakat
Impian Jadi Nyata: Tokoh masyarakat mengungkapkan rasa suka cita yang mendalam karena penantian panjang warga akhirnya terwujud.
Apresiasi Tinggi: Mengapresiasi kinerja pemerintah desa dan seluruh pihak yang terlibat dalam merealisasikan pembangunan jalan ini.
Pesan Merawat Jalan: Mengajak seluruh warga RT 014 untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas jalan yang sudah mulus ini.
Simbol Kebersamaan: Menilai acara makan nasi wuduk bersama ini sebagai bukti kekompakan dan rukunnya warga Dusun Kerta Jaya.
Tanggapan Langsung Warga
Sangat Bahagia: Warga mengaku sangat senang karena jalan yang dulunya rusak parah kini sudah nyaman dilewati.
Aktivitas Lancar: Anak-anak sekolah dan warga yang pergi bekerja kini tidak perlu lagi terkendala jalan becek saat hujan.
Ekonomi Terbantu: Pedagang keliling dan warga yang membawa hasil bumi mengaku transportasi kini menjadi jauh lebih cepat.
Pihak lingkungan berharap infrastruktur baru ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kuatnya rasa gotong royong yang masih terjaga erat di Desa Jayamukti.
(H.Ahmad Junaedi/Nana)









