OGAN KOMERING ULU, ELANGMASNEWS.COM – Pemerintah Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menghadirkan sebuah video musik bertema kerinduan terhadap kampung halaman. Karya yang mengusung identitas GUMEX (Gunung Meraksa) ini menjadi sarana untuk mempererat ikatan emosional masyarakat dengan tanah kelahirannya sekaligus memperkenalkan keindahan desa kepada khalayak luas.

Video musik tersebut menampilkan panorama Desa Gunung Meraksa yang asri, mulai dari kawasan permukiman, jalan utama desa, hingga hamparan pepohonan dan aliran sungai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Dengan durasi 2 menit 38 detik, video ini dikemas secara kreatif untuk menggambarkan suasana kampung halaman yang selalu dirindukan, terutama oleh warga yang sedang merantau jauh dari keluarga.
Gagasan pembuatan video ini berangkat dari kerinduan masyarakat perantauan terhadap suasana desa yang menyimpan banyak kenangan. Melalui perpaduan visual dan lirik lagu yang menyentuh hati, Pemerintah Desa Gunung Meraksa ingin menyampaikan pesan bahwa sejauh apa pun seseorang melangkah, kampung halaman tetap memiliki tempat istimewa di dalam hati.
Lagu tersebut menggambarkan dinginnya angin perantauan, kesepian yang menyelimuti perjalanan hidup, serta bisikan hati yang terus bertanya kapan waktunya pulang. Liriknya juga mengangkat keindahan alam desa, rimbunnya pepohonan di tepian sungai, serta Lubuk Batang yang menyimpan sejuta kenangan bagi masyarakat. Pesan yang disampaikan sederhana, tetapi sarat makna: kampung halaman bukan sekadar tempat asal, melainkan bagian dari perjalanan hidup dan identitas seseorang.
Kepala Desa Gunung Meraksa, melalui gagasan pengembangan identitas desa ini, berharap video musik tersebut dapat menjadi pengobat rindu bagi warga yang berada di perantauan. Selain mempererat hubungan emosional antara perantau dan kampung halaman, karya ini diharapkan mampu memperkenalkan suasana desa yang damai, aman, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan kepada masyarakat di luar daerah.
Proses pembuatan video dilakukan secara swadaya oleh tim kreatif desa dengan memanfaatkan teknologi penyuntingan video, salah satunya aplikasi CapCut. Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah lokasi yang menggambarkan karakter Desa Gunung Meraksa, termasuk panorama permukiman dari udara, jalan desa, kawasan sungai, dan pepohonan yang memperkuat kesan alami serta menampilkan potensi lokal.
Peluncuran video musik ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra dan kebanggaan masyarakat terhadap Desa Gunung Meraksa melalui identitas GUMEX. Ke depan, pengembangan konten kreatif berbasis potensi lokal diharapkan dapat menjadi salah satu sarana promosi desa, memperkenalkan kekayaan alam dan kehidupan masyarakat, serta membuka peluang bagi pengembangan potensi desa di tingkat kabupaten hingga nasional.
Melalui video tersebut, Pemerintah Desa Gunung Meraksa mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga yang sedang merantau, untuk terus menjaga silaturahmi dan tidak melupakan kampung halaman. Video musik ini dapat disaksikan melalui akun media sosial resmi desa. Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran, GUMEX ingin menyampaikan pesan bahwa sejauh mana pun langkah membawa seseorang pergi, selalu ada kenangan dan kerinduan yang memanggilnya untuk pulang ke Desa Gunung Meraksa.
Pewarta:*(M.Tohir)*.
“Elemen pejuang masyarakat”
*(EMN.TIMRED)*.












