SD NEGERI BUNGURASIH SIDOARJO, GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H. ACARA BELANGSUNG KHIDMAT

SD NEGERI BUNGURASIH SIDOARJO, GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H. ACARA BELANGSUNG KHIDMAT
Spread the love

SD NEGERI BUNGURASIH SIDOARJO, GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H. ACARA BELANGSUNG KHIDMAT

SIDOARJO —Elangmasnews.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SD Negeri Bungurasih, Jl. Bungurasih Barat No. 156, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan berlangsung semarak dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara diawali dengan pawai Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berkeliling di sekitar wilayah Sidoarjo. Ribuan anak, orang tua, guru, serta masyarakat sekitar turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Pawai tidak hanya menjadi bentuk kegembiraan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Usai pawai, suasana semakin meriah dengan hadirnya pendongeng nasional Kak Harris (Harris Rizki Akhiruddin) bersama karakter boneka Ayis. Melalui dongeng, humor, interaksi langsung, dan permainan bersama siswa, pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

Kehadiran Boneka Ayis sontak mengundang gelak tawa para siswa. Karakternya yang lucu dan menggemaskan menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan moral mengenai kejujuran, kasih sayang, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta pentingnya berbuat baik kepada sesama.

Salah satu siswa, Muhammad Rasya Pramudhana, mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan Kak Harris.

“Saya sangat bangga bisa bertemu pendongeng nasional Kak Harris. Ayis juga lucu dan sangat menggemaskan.”

Bagi para siswa, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran nilai-nilai agama dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Cerita, humor, dan karakter yang dekat dengan anak membuat pesan moral lebih mudah diterima dan diingat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi momentum untuk mengajak siswa tidak sekadar mengenal kisah Rasulullah SAW, tetapi juga berusaha menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  IWO–I Kabupaten Pandeglang Berikan Santunan kepada Korban Bencana Alam di Kelurahan Pagadungan

Nilai-nilai sederhana seperti berkata jujur, bersikap santun, menghormati guru, menyayangi teman, membantu sesama, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta tidak menyakiti orang lain merupakan bentuk nyata kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Di tengah kehidupan anak-anak yang semakin dekat dengan teknologi dan berbagai informasi digital, pendekatan pendidikan karakter melalui dongeng tetap relevan. Dongeng mampu menghadirkan pesan agama dalam bentuk cerita yang ringan, komunikatif, sekaligus menghibur.

Kehadiran Kak Harris bersama Boneka Ayis dalam peringatan Maulid di SDN Bungurasih memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan anak dapat dikemas secara kreatif. Pesan yang serius dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan tanpa kehilangan nilai pendidikan.

Bagi keluarga besar SDN Bungurasih, kemeriahan pawai dan rangkaian Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat agar keteladanan Rasulullah SAW terus hidup dalam perilaku siswa di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.

Dari pawai yang menyatukan langkah, lahir kebersamaan. Dari dongeng, tumbuh inspirasi. Dari keteladanan Rasulullah SAW, diharapkan lahir generasi yang santun, peduli, jujur, dan berakhlak mulia.

Pewarta : Zaenal


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *