BUDI RIZKIYANTO DESAK KPK, KEJAGUNG & KAPOLRI TURUN TANGAN: USUT DUGAAN KORUPSI YANG JADI “MAKANAN SEHARI-HARI” DI OGAN ILIR

BUDI RIZKIYANTO DESAK KPK, KEJAGUNG & KAPOLRI TURUN TANGAN: USUT DUGAAN KORUPSI YANG JADI “MAKANAN SEHARI-HARI” DI OGAN ILIR

Ogan Ilir, Elangmasnews.com,- 15 Juni 2026, Negara Harus Hadir untuk Rakyat, Bukan Melindungi Praktik Kotor, Budi Rizkiyanto mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK, Kejaksaan Agung, dan Kapolri segera turun ke Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Desakan ini muncul karena adanya indikasi dugaan korupsi yang menurut masyarakat sudah menjadi “makanan sehari-hari” dan menimbulkan anggapan bahwa Ogan Ilir “tidak bisa disentuh hukum”.

Pokok Permintaan
Budi Rizkiyanto meminta aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan atas indikasi dugaan korupsi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Fokusnya pada sektor/layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sehari-hari.

Suara & Resah Masyarakat
Menurut Budi Rizkiyanto, keresahan publik saat ini adalah munculnya anggapan bahwa hukum tidak hadir untuk Ogan Ilir. Padahal prinsip negara hukum: negara harus hadir untuk melindungi, melayani, dan memberi rasa adil kepada masyarakat, bukan melindungi praktik-praktik yang merugikan keuangan negara dan hak rakyat.

Tuntutan Hukum
Atas dasar itu, Budi Rizkiyanto meminta

KPK, Kejagung, Kapolri membentuk tim terpadu untuk turun langsung ke Ogan Ilir
Audit & pemeriksaan menyeluruh* terhadap proyek/kegiatan yang diindikasi rawan dugaan korupsi
Jamin perlindungan bagi pelapor/whistleblower sesuai UU No.13/2006 tentang Perlindungan Saksi & Korban
Publikasi transparan hasil temuan agar publik percaya hukum tegak tanpa tebang pilih.(Red)

Baca Juga  PROF SUTAN NASOMAL PAKAR HUKUM INTERNASIONAL: YAMAN SEPERTI HARIMAU TIMTENG MENGGEMPUR ISRAEL MENOLONG PALESTINA. PRESIDEN RI HARAPAN RAKYAT PALESTINA

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *