Janji Palsu Sang Pemimpin Dewan Lamongan

Janji Palsu Sang Pemimpin Dewan Lamongan
Spread the love

LAMONGAN —Elangmasnews.com- Harapan ribuan petani hutan di wilayah Ngimbang dan Modo untuk menyuarakan nasib mereka di hadapan Anggota DPRD Lamongan kini tergantung di ujung benang.

Permohonan audiensi yang difasilitasi oleh Jaringan Masyarakat Lamongan (JAMAL) hingga kini belum mendapat kepastian jadwal, meskipun telah diajukan sejak lama.

Pada tanggal 16 Juli 2026, Aktivis JAMAL, Khoirul Huda dan Naili Fauziah Zahid menemui pimpinan DPRD, Freddy Wahyudi, S.E.

Dalam pertemuan tersebut Freddy berjanji akan mengagendakan pertemuan pada minggu tersebut.

Kamis, 23 Juli 2026, Sekretaris Dewan (Sekwan) Fernando menegaskan kembali janji tersebut via telepon kepada Naili. Ia bahkan meminta rincian jumlah peserta untuk dimasukkan ke jadwal resmi.

Namun hingga hari Ini, belum ada satu pun kabar kelanjutan atau kepastian jadwal pertemuan yang diterima oleh pihak pemohon.

Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam dan memperkuat dugaan bahwa ruang bagi masyarakat kecil di lembaga legislatif masih sangat sempit. Padahal, sengketa pemanfaatan lahan hutan yang dihadapi para petani menyangkut urusan nyawa dan penghidupan yang mendesak.

Pihak JAMAL menyayangkan sikap para wakil rakyat yang terkesan mengulur waktu.

“Seharusnya pimpinan dewan meluangkan waktu untuk mendengarkan aspirasi dari petani hutan, bukannya malah memberi janji-janji palsu belaka,” tegas Naili Fauziah Zahid.Hingga berita ini diturunkan, para petani hutan masih terus menanti kepastian.

(Binta Fadlil)


Spread the love
Baca Juga  Dra. Lucy Kurniasari jadi Pembicara Dalam Sosialisasi Program Bangga Kencana di Surabaya

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *