Pemkab Karawang Percepat Program Prioritas 2026, Fokus Tekan Stunting dan Digitalisasi Layanan

Pemkab Karawang Percepat Program Prioritas 2026, Fokus Tekan Stunting dan Digitalisasi Layanan
Spread the love

Karawang,- elangmasnews.com,- Pemerintah Kabupaten Karawang memperkuat langkah percepatan pembangunan melalui staff briefing awal Mei 2026 yang digelar di Gedung Singaperbangsa, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini dipimpin Wakil Bupati bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan diikuti seluruh jajaran perangkat daerah sebagai forum evaluasi sekaligus penyelarasan program prioritas.

Bupati Karawang yang memberikan arahan secara virtual menekankan pentingnya akselerasi kinerja di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menggarisbawahi tiga fokus utama pemerintah daerah tahun ini, yakni penanganan stunting, penguatan efisiensi belanja daerah, serta transformasi pelayanan publik berbasis digital. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kinerja fiskal daerah.

Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menilai bahwa keberhasilan agenda pembangunan 2026 sangat ditentukan oleh kecepatan implementasi di lapangan. Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya bekerja sesuai target, tetapi juga mampu berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor. “Tidak cukup hanya merencanakan, kita harus memastikan program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Peran camat turut menjadi sorotan dalam forum tersebut. Sekda menegaskan bahwa camat memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat. Dengan dukungan digitalisasi, camat diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempercepat distribusi informasi publik secara transparan.

Isu stunting kembali menjadi perhatian utama. Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara masif dan terintegrasi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini terdapat 3.517 anak di Karawang yang mengalami stunting. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga mencapai prevalensi 9 persen.

“Ini bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,” tegasnya.

Baca Juga  Dewan Pakar DPP LSM ELANGMAS Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH,MH,PhD, : Mafia Pupuk Subsidi Ancaman Ketahanan Pangan, Harus Ditindak Tanpa Pandang Bulu

Selain itu, aspek tata kelola pemerintahan juga menjadi perhatian. Inspektur Daerah mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah untuk segera menyelesaikan berbagai temuan hasil pengawasan, baik administratif maupun fisik. Hal ini penting sebagai bentuk kesiapan menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam waktu dekat.

Menutup kegiatan, Sekda mengingatkan seluruh aparatur agar bekerja secara disiplin dan sesuai regulasi. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap kebijakan dan pelaksanaan program agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Setiap langkah harus sesuai aturan. Tujuan kita jelas, yaitu memastikan pembangunan berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Karawang,” tandasnya.(Red)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *