KABUPATEN MALANG – Elangmasnews.com
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satpas Prototype melalui Satlantas menyelenggarakan pelayanan SIM komunitas bersama Warlok Society. Kegiatan ini menjadi wujud pendekatan humanis kepolisian untuk mendekatkan layanan administrasi kepada masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu‑lintas.
Kanit Regident IPDA Putra Wira menyampaikan bahwa pelayanan SIM komunitas ini bukan sekadar layanan administrasi, melainkan bagian dari strategi Operasi Patuh Semeru 2026 untuk merangkul komunitas pengendara.
“Kami berupaya agar layanan SIM dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. Selain memproses dokumen, kami juga menegaskan bahwa SIM adalah bukti kompetensi berkendara, bukan sekadar syarat administratif,” ujar IPDA Putra Wira.
Ia menambahkan bahwa Operasi Patuh Semeru tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pelayanan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.
Salah satu peserta bernama Darto (45) mengapresiasi langkah kepolisian tersebut. Menurutnya, kehadiran layanan SIM komunitas membuat masyarakat merasa diperhatikan dan mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai aturan berlalu‑lintas.
“Kami merasa sangat dihargai. Banyak dari kami mampu mengendarai kendaraan, namun belum sepenuhnya memahami seluruh aturan lalu‑lintas. Melalui kegiatan ini kami menjadi lebih sadar akan pentingnya berkendara tertib,” ungkap Darto.
Dengan terselenggaranya pelayanan SIM komunitas ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara kepolisian dan komunitas pengendara. Semangat Operasi Patuh Semeru 2026 pun diharapkan mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu‑lintas di wilayah Kabupaten Malang.
Liputan :Ed/nv

