Sipange Kembali Tenggelam, Warga Pertanyakan Klaim “Gerak Cepat” Pemkab Tapanuli Tengah: “Kami Terus Jadi Korban”

Sipange Kembali Tenggelam, Warga Pertanyakan Klaim “Gerak Cepat” Pemkab Tapanuli Tengah: “Kami Terus Jadi Korban”
Spread the love

TAPANULI TENGAH –Elangmasnews.com)Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, kembali diterjang banjir pada Jumat, 17 Juli 2026. Air kembali menggenangi permukiman warga, memperlihatkan bahwa persoalan banjir yang berulang hingga kini belum terselesaikan secara menyeluruh.

 

Bencana yang kembali terjadi memunculkan gelombang kekecewaan di tengah masyarakat. Warga menilai berbagai narasi mengenai penanganan bencana yang disebut dilakukan secara “gerak cepat” belum sejalan dengan kondisi yang mereka alami di lapangan. Menurut mereka, setiap kali hujan deras turun, masyarakat tetap menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.

 

Sejumlah warga mempertanyakan efektivitas langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Mereka menilai upaya penanganan yang selama ini disampaikan belum mampu memberikan rasa aman maupun mengurangi risiko banjir yang terus berulang.Ardiansah, salah seorang warga terdampak, mengaku masyarakat mulai kehilangan kepercayaan karena bencana yang sama terus terjadi tanpa solusi yang dirasakan secara nyata.

 

“Setiap banjir datang, kami selalu menjadi korban. Kami ingin pemerintah benar-benar hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya penyampaian di media. Sampai kapan masyarakat harus hidup dalam ancaman banjir yang terus berulang?” katanya.

 

Kekecewaan warga juga diarahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejumlah masyarakat menilai kepala daerah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap penyelesaian persoalan banjir yang telah berulang kali terjadi, termasuk mempercepat langkah penanganan pascabencana dan upaya mitigasi agar kejadian serupa tidak terus terulang.

 

Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan saat banjir terjadi, tetapi juga menyelesaikan akar persoalan, seperti normalisasi drainase, sungai, dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang efektif.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terkait penyebab banjir yang kembali melanda Kelurahan Sipange maupun langkah lanjutan yang akan ditempuh untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga  Memalukan, Diduga Gunakan Identitas Palsu Oknum Kadis Pariwisata Taput Nikah Lagi

 

Bagi masyarakat Sipange, banjir yang terus berulang bukan lagi sekadar bencana alam, melainkan persoalan yang menuntut solusi konkret. Mereka berharap pemerintah daerah segera membuktikan komitmennya melalui tindakan nyata agar warga tidak terus-menerus menjadi korban setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

(Hasanuddingulo)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *