Perkuat Sinergi, Bupati Batu Bara Temui Jajaran PT Inalum, Pelabuhan Kuala Tanjung Jadi Sorotan
BATU BARA –Elangmasnews.com- Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus mendorong penguatan sinergi dengan dunia usaha demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., melalui silaturahmi dan koordinasi bersama jajaran PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) di Kantor PT Inalum Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi. Sejumlah isu strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat turut menjadi pembahasan.
Salah satu perhatian utama adalah penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) serta pengembangan dan pengelolaan Pelabuhan Kuala Tanjung agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung aktivitas perdagangan dan ekspor.
Bupati Baharuddin menilai keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi Batu Bara.
Jika dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal, pelabuhan tersebut diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan masyarakat, termasuk produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta hasil pertanian daerah.
Dari Batu Bara Menembus Pasar Internasional
Bupati Baharuddin berharap pengembangan pelabuhan tidak hanya memberikan manfaat bagi aktivitas industri, tetapi juga mampu menciptakan efek ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan akses distribusi dan ekspor yang semakin terbuka, produk-produk unggulan Batu Bara diharapkan tidak berhenti di pasar lokal maupun nasional, tetapi mampu menembus pasar internasional.
“Penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” demikian semangat yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Sinergi antara Pemkab Batu Bara dan PT Inalum diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan koordinasi semata. Masyarakat tentu menantikan bagaimana pembahasan tersebut dapat diwujudkan dalam program konkret, khususnya yang berkaitan dengan CSR, penguatan UMKM, sektor pertanian, lapangan kerja, serta optimalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan bukan hanya menjadi fasilitas pendukung industri, tetapi juga menjadi salah satu pintu penting bagi produk masyarakat Batu Bara untuk masuk ke pasar yang lebih luas.
(Zen topan)

