Karawang Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Inovasi Pelayanan Publik Jadi Sorotan

Karawang Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Inovasi Pelayanan Publik Jadi Sorotan
Spread the love

JAKARTA — ELANGMASNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meraih penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 yang digelar iNEWS Media Group di JHC iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas capaian kinerja Pemkab Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan berbagai program yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Karawang Cerdas (Kacer), khususnya dalam upaya pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap sektor pendidikan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan iNEWS Media Group. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada iNews TV yang telah memberikan apresiasi. Alhamdulillah, ini merupakan penghargaan atas capaian kinerja Kabupaten Karawang dalam melayani masyarakat,” kata Aep.

Aep menegaskan, peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Karawang tidak hanya bertumpu pada satu program. Pemkab Karawang terus mengembangkan berbagai layanan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses kebutuhan administrasi pemerintahan.

Salah satunya melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menyediakan berbagai layanan administrasi dalam satu tempat.

“Salah satunya kita punya MPP (Mal Pelayanan Publik). Mulai dari pembuatan administrasi kependudukan, semuanya ada di sana,” ujarnya.

Modul Pembelajaran Gratis Jadi Bagian Program Karawang Cerdas

Di bidang pendidikan, Pemkab Karawang juga menjalankan program Karawang Cerdas dengan menyediakan modul pembelajaran gratis sebagai pengganti Lembar Kerja Siswa (LKS) bagi siswa tingkat SD dan SMP.

Menurut Aep, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat sekaligus memastikan peserta didik mendapatkan bahan pembelajaran yang diperlukan.

“Tidak hanya sampai di situ, kita juga punya modul pembelajaran gratis pengganti LKS untuk tingkat SD dan SMP di Karawang,” katanya.

Baca Juga  Menilik Batas Kewajiban Nafkah Orang Tua terhadap Anak Dewasa dan Pentingnya Adab Keluarga

Ia menjelaskan, distribusi modul pembelajaran gratis tersebut telah dilakukan untuk seluruh jenjang pendidikan SD dan SMP.

Untuk tingkat SD, modul diberikan mulai kelas 1 hingga kelas 6. Sementara untuk SMP, distribusi dilakukan bagi siswa kelas 7 hingga kelas 9.

“Pendistribusiannya sudah dilakukan mulai kelas 1 sampai kelas 6 untuk SD, dan kelas 7 sampai kelas 9 untuk SMP,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua siswa sekaligus mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Namun demikian, Aep menegaskan bahwa keberlanjutan program modul pembelajaran gratis masih akan dievaluasi. Evaluasi diperlukan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program serta menentukan kebijakan selanjutnya.

“Untuk modul pembelajaran gratis sendiri sudah kita distribusikan. Nanti untuk kelanjutannya akan kita lakukan evaluasi terlebih dahulu,” ungkapnya.

Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

Bupati Aep menilai penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 tidak boleh hanya dipandang sebagai pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi Pemkab Karawang untuk terus melakukan pembenahan.

Ia menegaskan evaluasi terhadap berbagai program dan pelayanan publik akan terus dilakukan agar kebijakan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, saya sebagai Bupati bersama jajaran akan terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik demi peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Karawang untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan pemerintahan yang lebih mudah, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. ( RED)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *