Bupati Baharuddin Dorong Generasi Muda Batu Bara Melek Hukum dan Produktif, KKNT FH UNA Resmi Ditutup

Bupati Baharuddin Dorong Generasi Muda Batu Bara Melek Hukum dan Produktif, KKNT FH UNA Resmi Ditutup
Spread the love

Bupati Baharuddin Dorong Generasi Muda Batu Bara Melek Hukum dan Produktif, KKNT FH UNA Resmi Ditutup

BATU BARA – Elangmasnews.com-Upaya membangun masyarakat yang sadar hukum tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan aturan. Edukasi sejak dini, khususnya kepada generasi muda, dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang memahami hak, kewajiban, serta batasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat menghadiri penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Berdampak Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Edukasi Hukum melalui Pembangunan Desa Sadar Hukum.”

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Non Akademik Universitas Asahan Dr. Hadi Suriono, S.E., M.M., Dekan Fakultas Hukum Assoc. Prof. Dr. Bahmid, S.H., M.Kn., serta para dosen pembimbing.

Bupati Baharuddin mengapresiasi pelaksanaan KKNT Berdampak yang menghadirkan mahasiswa Fakultas Hukum UNA secara langsung di tengah masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui edukasi dan pembinaan masyarakat, terutama bagi generasi muda.

«“Kegiatan ini sangat baik sekali, karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Batu Bara, khususnya para pemuda-pemudi,” ujar Bupati.»

Dorong Generasi Muda Bijak Gunakan Gadget

Salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama KKNT adalah memberikan edukasi kepada pemuda-pemudi mengenai penggunaan gadget secara bijak.

Bupati menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif, bukan justru membuat generasi muda kehilangan produktivitas.

Mahasiswa mengajak generasi muda agar tidak terlena dengan penggunaan gadget hingga menjadi “kaum rebahan”, melainkan mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif, positif dan bermanfaat.

Baca Juga  DUGAAN KORUPSI BKBK GUBERNUR SUMSEL 2020-2022 DISIDIK KORTASTIPIDKOR MABES POLRI, BUDI RIZKIYANTO: SK GUBERNUR KUNCI UNGKAP SKANDAL "Diduga Ada Fee 20%, Pertanggungjawaban Janggal, LKPJ Mulus. Penyidik Diminta Telusuri SK Verifikasi SKPD"

Selain persoalan penggunaan teknologi, mahasiswa juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba.

Edukasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang sehat, berkualitas dan memiliki masa depan.

Bupati: Semua Memakai Aturan

Sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, para peserta KKNT juga dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat.

Bupati Baharuddin menegaskan bahwa kehidupan bermasyarakat harus berjalan berdasarkan aturan yang berlaku. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui mana tindakan yang diperbolehkan dan mana yang dilarang.

«“Karena ini Fakultas Hukum, maka berkaitan dengan aspek-aspek mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan. Semua memakai aturan,” tegasnya.»

Menurutnya, peningkatan kesadaran hukum harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya aturan, tetapi juga memahami dan menaati aturan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Satu Bulan Berbaur dengan Masyarakat

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Asahan Prof. Dr. Bahmid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Bupati Baharuddin Siagian, yang telah menerima serta mendukung pelaksanaan KKNT Berdampak.

Ia menjelaskan, para mahasiswa telah menjalankan kegiatan KKN selama kurang lebih satu bulan di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara.

Lokasi tersebut meliputi Kelurahan Tanjung Tiram, Desa Kuala Gunung, Desa Mesjid Lama, Desa Dahari Selebar, Desa Guntung dan Desa Pahang.

«“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Bapak Bupati, yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN mahasiswa kami,” ungkapnya.»

Menurutnya, pengalaman mahasiswa selama terjun langsung ke tengah masyarakat diharapkan menjadi bekal penting untuk mengimplementasikan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku perkuliahan.

Baca Juga  Momentum Lebaran, Kapolres Kolaka Ajak Masyarakat Bangkit dalam Kebersamaan

(Zen topan)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *