GAMMA GERUDUK KANTOR GUBERNUR BANTEN, DESAK COPOT KABID BINA MARGA DPUPR HINGGA ANCAM AKSI JILID II

GAMMA GERUDUK KANTOR GUBERNUR BANTEN, DESAK COPOT KABID BINA MARGA DPUPR HINGGA ANCAM AKSI JILID II
Spread the love

ElangmasNews.com. |‎BANTEN — Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (2/11/2026).
‎
‎Dalam aksi tersebut, GAMMA menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), sekaligus mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk memastikan seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketentuan yang dipersyaratkan dalam dokumen kontrak.
‎
‎Ketua Umum GAMMA Kabupaten Lebak, Ahmad Hudori, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian dalam realisasi pekerjaan pembangunan di lapangan. Salah satunya pada pekerjaan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Gobang–Mayak, Akses SMK 1 Curugbitung, Desa Ciburuy–Desa Mayak, Kabupaten Lebak, yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV Putra Indah Kredibel dengan nilai kontrak sebesar Rp11.862.453.000,00.
‎
‎Menurut Hudori, pekerjaan tersebut diduga tidak sepenuhnya memenuhi spesifikasi teknis serta ketentuan material sebagaimana dipersyaratkan dalam dokumen kontrak.
‎
‎Lebih lanjut, Hudori menyayangkan fungsi pengawasan DPUPR Provinsi Banten yang dinilai perlu dievaluasi. Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut, mengingat adanya dugaan ketidaksesuaian antara persyaratan dalam dokumen kontrak dengan realisasi pekerjaan di lapangan
‎
‎”Jelas, pekerjaan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Gobang–Mayak, Akses SMK 1 Curugbitung, Desa Ciburuy–Desa Mayak, Kabupaten Lebak, yang dikerjakan CV Putra Indah Kredibel dengan nilai kontrak Rp11,8 miliar, berdasarkan temuan kami diduga tidak sesuai spesifikasi. Bahkan, material yang digunakan pun diduga tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam dokumen kontrak. Namun, yang menjadi pertanyaan kami, mengapa fungsi pengawasan DPUPR Banten terkesan tidak berjalan sebagaimana mestinya? Bahkan terkesan membiarkan pekerjaan dikerjakan asal jadi” ungkap Hudori.
‎
‎Hudori menegaskan, GAMMA mendesak Gubernur Banten untuk segera melakukan evaluasi terhadap Kepala Bidang Bina Marga dan Kepala Seksi Bina Marga DPUPR Provinsi Banten. Bahkan, GAMMA meminta agar pejabat terkait dicopot dari jabatannya
‎
‎Ia juga menegaskan bahwa GAMMA tidak akan berhenti mengawal persoalan tersebut. Apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapatkan respons dan tindak lanjut konkret dari Gubernur Banten, GAMMA memastikan akan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II.
‎
‎”Seluruh temuan dan tuntutan telah kami sampaikan kepada Sekretaris Dinas PUPR Banten agar diteruskan kepada Gubernur Banten. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan, GAMMA akan kembali menggelar aksi demonstrasi hingga berjilid-jilid sampai ada kejelasan dan pertanggungjawaban atas persoalan pembangunan Jalan Gobang–Mayak tersebut,” tegas Hudori.

Baca Juga  UNTUK NEGERI YAYASAN BHAKTI BELA NEGARA PANEN RAYA 753 HEKTARE PADI ORGANIK PS-08

(Achmad)
‎


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *