DIKIRIM BERITA SOAL DUGAAN PT GENESIS YANG BERMASALAH, OKNUM MANAJEMEN MENGHINA DAN TEKAN WARTAWAN, FORWATU BANTEN: KITA GALANG KEKUATAN

DIKIRIM BERITA SOAL DUGAAN PT GENESIS YANG BERMASALAH, OKNUM MANAJEMEN MENGHINA DAN TEKAN WARTAWAN, FORWATU BANTEN: KITA GALANG KEKUATAN
Spread the love

ElangmasNews.com |Serang,Banten. — Ketika sebuah berita berisi fakta terkait dugaan pelanggaran lingkungan dan ketidaklengkapan perizinan PT Genesis Regeneration Smelting disampaikan kepada pihak perusahaan, alih-alih merespons secara terbuka dan profesional, justru muncul reaksi yang bernada tekanan, penghinaan, dan tuduhan yang tidak berdasar. Hal ini tercatat jelas dalam rekaman pesan yang diterima, di mana oknum manajemen perusahaan melontarkan serangkaian pertanyaan bernada melecehkan sekaligus menuduh pengirim berita telah melakukan pelanggaran.

Dalam pesan yang dikirimkan balasan tersebut, terlihat jelas nada ketidaksukaan sekaligus tekanan yang ditujukan kepada awak media maupun pihak yang menyampaikan berita. Oknum tersebut antara lain menuliskan:

“Bisakah anda sopan? Anda mendapatkan nomor saya dari siapa? Tujuan anda mengirim pesan seperti kepada saya biar apa? Kenapa anda tidak bisa angkat telpon saya? Malu kah anda? Atau takut kah anda? Malam-malam mengganggu orang, mengirim spam terus.”

Pernyataan tersebut disampaikan secara beruntun bernada menantang, menghina, sekaligus menuduh pengirim berita melakukan hal yang tidak benar. Padahal pesan yang dikirimkan hanyalah berisi tautan berita yang menyampaikan fakta dan informasi yang patut diketahui publik, bukan pesan yang mengandung unsur tidak sopan maupun ancaman. Sikap oknum manajemen tersebut justru terlihat tidak siap menerima kritik dan berusaha menekan penyampai informasi dengan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar.

Merespons peristiwa ini, Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten menyampaikan sikap tegasnya. Presidium Forwatu Banten, Arwan., S.Pd., M.Si., menyatakan:

“Sikap oknum manajemen PT Genesis yang justru menghina, menuduh, dan menekan pihak yang menyampaikan berita adalah tindakan yang tidak patut dan mencerminkan ketidakdewasaan serta ketidaksiapan perusahaan untuk diawasi oleh publik. Alih-alih menjawab fakta di dalam berita — soal perizinan, soal penutupan oleh KLHK, soal pengawasan yang dilimpahkan ke Kejaksaan Agung — justru menyerang penyampai informasi dengan pertanyaan bernada melecehkan dan tuduhan spam. Ini jelas upaya mengalihkan pembicaraan sekaligus membungkam suara kebenaran dengan intimidasi!”

Baca Juga  Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Tahun, Pemdes Tanjungtiga Gelar Pawai Alegoris Yang di Ikuti Ribuan Warga.

Arwan menegaskan bahwa menyampaikan berita dan informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik adalah hak yang dilindungi undang-undang. Menghina, menekan, serta menuduh awak media maupun pihak yang menyampaikan fakta justru memperkuat dugaan bahwa perusahaan berusaha menutupi persoalan yang sebenarnya.

“Pertanyaan ‘malu kah atau takut kah anda’ justru seharusnya kami tanyakan balik kepada pihak PT Genesis. Yang seharusnya malu dan takut adalah mereka yang beroperasi tanpa izin lengkap, yang sudah ditutup oleh KLHK namun tetap berjalan, yang berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Kami tidak malu dan tidak takut menyampaikan kebenaran. Yang seharusnya malu justru pihak yang bersembunyi di balik tuduhan spam dan intimidasi tanpa berani menjawab fakta!” tegas Arwan.

Oleh karena sikap intimidasi yang ditunjukkan oleh oknum manajemen PT Genesis tersebut, Forwatu Banten menegaskan tekadnya semakin kuat.

“Karena sikap yang demikian, maka KITA AKAN SEMAKIN MENGGALANG KEKUATAN. Kami ajak seluruh elemen masyarakat, rekan-rekan media, dan sesama pengawas lingkungan untuk bersatu. Jangan biarkan intimidasi terhadap penyampai kebenaran ini dibiarkan. Semakin ditekan dan dihina, semakin kuat tekad kita. Kita satukan suara, kita galang kekuatan bersama, dan kita tuntut keadilan lingkungan serta penghormatan terhadap hak publik untuk mengetahui kebenaran!” tambahnya.

Forwatu Banten menegaskan bahwa berita yang disampaikan bukanlah rekayasa, melainkan berdasarkan fakta yang patut diketahui publik. Jika PT Genesis merasa berita tersebut keliru, jawablah dengan data dan bukti yang sah secara terbuka. Bukan dengan menghina, menuduh, dan mengintimidasi. Sikap intimidasi justru menjadi bukti nyata bahwa perusahaan belum siap taat hukum dan belum siap diawasi oleh masyarakat.

Saat ini Forwatu Banten mulai menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi, dan rekan-rekan media untuk bersama-sama mengawasi dan menyuarakan kebenaran terkait persoalan PT Genesis Regeneration Smelting hingga tuntas.

Baca Juga  Minta THR Berujung PHK LBH PKC PMII Banten Dampingi Korban PHK Mediasi di Disnaker

(Tim)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *