Elangmasnews.com, PURWAKARTA – Belajar tentang hukum dan keselamatan tidak harus selalu berlangsung serius di dalam kelas. Melalui kegiatan edukasi yang menyenangkan dan komunikatif, Sat Binmas Polres Purwakarta mengajak siswa-siswi SDN 6 Cisereuh, Kabupaten Purwakarta, memahami pentingnya menjauhi perundungan (bullying), kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkoba, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini dilaksanakan oleh Kanit Polmas Polres Purwakarta AIPTU Ajat Sudrajat, Kanit Bintibsos AIPTU Iman, dan BRIPKA Triyudi.
Para siswa diajak belajar bersama polisi melalui penyampaian materi yang mudah dipahami, interaksi langsung, serta pesan-pesan positif yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Suasana belajar bersama polisi menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal sosok polisi lebih dekat. Anak-anak diajak memahami aturan, berani bertanya, serta belajar membedakan perilaku yang baik dan yang dapat merugikan orang lain.
Dengan pendekatan yang ramah dan humanis, edukasi diharapkan terasa lebih menyenangkan sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyuluhan tersebut, petugas menjelaskan berbagai bentuk perundungan, mulai dari ejekan dan hinaan secara verbal, tindakan fisik, pengucilan dalam pergaulan, hingga cyberbullying melalui media digital.
Para siswa diingatkan bahwa candaan tidak boleh menyakiti, merendahkan, atau membuat teman merasa takut.
Petugas juga mengajak siswa membangun kebiasaan saling menghargai, tidak ikut-ikutan mengejek teman, membantu teman yang mengalami perundungan, serta berani mengatakan tidak terhadap perilaku yang salah.
Tak kalah penting, siswa diberikan pemahaman mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Edukasi ini menjadi langkah pencegahan sejak dini agar para pelajar memiliki kesadaran hukum, mampu memilih pergaulan yang positif, dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang berisiko.
Petugas turut mendorong keberanian siswa untuk speak up atau berbicara ketika mengalami maupun menyaksikan perundungan. Mereka diimbau agar tidak takut melapor kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya sehingga permasalahan dapat segera ditangani.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, menekankan pentingnya pendekatan edukatif yang dekat dengan dunia anak untuk menanamkan kesadaran hukum dan membangun karakter positif sejak dini.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Purwakarta AKP Anton Pelita Nugroho menyampaikan bahwa belajar bersama polisi merupakan salah satu cara untuk membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus menyampaikan pesan keamanan dengan cara yang mudah diterima.
“Belajar bersama polisi harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Kami ingin mereka merasa nyaman untuk bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan memahami bahwa polisi hadir sebagai sahabat yang siap membantu. Mari saling menghormati, tidak melakukan perundungan, dan jangan takut melapor jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak baik,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Purwakarta berharap para siswa semakin memahami pentingnya menaati aturan, menjaga pertemanan yang sehat, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta ramah anak.
Semangat Polisi Bersama Masyarakat diwujudkan melalui kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam melindungi generasi muda. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Hengki, S.I.K., M.H., yaitu JABAR AMAN (Antisipatif, Modern, Akuntabel, Nurani), melalui edukasi dan pencegahan sejak dini.
Salam Polisi! Belajar bersama polisi menyenangkan, berteman tanpa perundungan, dan berani berbuat baik setiap hari.
Purwakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Dikeluarkan oleh Si Humas Polres Purwakarta
Jl. Veteran No.408, Ciseureuh, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41118 .
(EMN.TIMRED).












