ElangmasNews.com, Sibolga – Satu tahun setelah bencana alam 26 november 2025 ,namun keadaan jalan Maraden panggabean di kelurahan angin nauli kec, sibolga utara dibiarkan oleh pemko sibolga menganga,
Jalan yang ambruk tersebut setiap hari dilalui anak sekolah yang mau belajar di SMK negeri 2 sibolga yang berada dikelurahan angin nauli kecamatan sibolga utara kota sibolga,
Setiap pagi dan sore hari sewaktu mau masuk dan pulang sekolah,jalan ini selalu padat di lalui anak sekolah,
Ada yang di kawatirkan masyarakat terkait jalan yang amruk tersebut,
Masyarakat sekitar dan masyarakat yang setiap hari melalui jalan ini merasa kawatir melihat kondisi jalan yang ambruk tersebut,
Mereka kawatir satuwaktu jalan yang ambruk ini akan memakan korban jiwa,sebab tanda tanda jalan yang ambruk ini sangat minim,
Saat ini dipinggiran sungai sudah ada di susun balok cor beton ,namun tanda papan proyek belum di buat ,semisal berapa pagu proyek berapa volume dan perusahaan mana sebagai pemenang proyek,
Disaat inikan sudah jaman nya mengedepankan azas prinsip transparansi,kata salah seoarang warga setempat bapak Sihombing yang merupakan pensiunan TNI AD ,
Tidak ada lagi yang dapat menutup nutupi apapun kepada masyarakat ,kata bapak pensiunan ini kepada wartawan,semua harus terbuka katanya dengan tegas,
Kita sebagai warga yang lahir dan besar disini akan selalu mengkawal apapun yang dibangun ditempat kita ini katanya ,
Saat ini kita meminta kepada bapak walikota sibolga untuk memerintahkan kepala dinas PU kota sibolga untuk selalu terbuka bagi masyarakat,dan selalu mengedepankan keterbukaan ,sebab uang yang digunakan itu adalah hasil dari pajak rakyat katanya mengakhiri keterangan nya
Sewaktu hal ini akan di konfirmasi wartawan kemarin dikantor nya ,oleh petugas piket wanita mengatakan bahwa kepala dinas sedang berada di luar kantor ,tapi tidak di sebut tempat dan lokasi keberadaan pak kepala dinas tersebut ,
Dan ketika hendak dikonfirmasi melalui WA ,HP kepala dinas tidak aktif,
(HRS)










