Keluarga Menunggu di Rumah”, Kasat Lantas Sergai Ajak Sopir Truk Utamakan Keselamatan dan Hindari ODOL

Keluarga Menunggu di Rumah”, Kasat Lantas Sergai Ajak Sopir Truk Utamakan Keselamatan dan Hindari ODOL
Spread the love

“Keluarga Menunggu di Rumah”, Kasat Lantas Sergai Ajak Sopir Truk Utamakan Keselamatan dan Hindari ODOL

SERDANG BEDAGAI –ELANGNEWS.COM

Keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, tetapi juga menyangkut nyawa manusia serta keluarga yang menanti kepulangan orang-orang tercinta.

Pesan humanis tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma Silitonga, S.H., M.H., dalam kegiatan pemeriksaan kendaraan atau Ramp Check yang dilaksanakan di Rest Area KM 65 A, Desa Tanah Raja, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (5/11/2026).

Dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026, pihaknya mengajak para pengemudi kendaraan angkutan berat agar tidak mengabaikan keselamatan hanya demi mengejar target pekerjaan maupun keuntungan.

Menurutnya, kebiasaan membawa muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan yang tidak hanya mengancam pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Kami ingin mengingatkan kepada seluruh pengemudi bahwa ada keluarga yang menunggu di rumah. Ada anak dan istri yang berharap kita pulang dengan selamat. Jangan karena mengejar target pekerjaan, keselamatan justru dikorbankan,” menjadi pesan yang ditekankan dalam edukasi keselamatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan Ramp Check bukan semata-mata pemeriksaan maupun penindakan terhadap pengemudi, melainkan bentuk kepedulian kepolisian untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kendaraan yang laik jalan dan muatan sesuai ketentuan.

Melalui pemeriksaan kondisi ban, lampu kendaraan, sistem pengereman hingga penimbangan muatan, diharapkan para pengemudi semakin memahami bahwa kendaraan yang aman merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kecelakaan baru semua pihak menyadari pentingnya keselamatan. Karena itu, mari kita mulai dari kesadaran diri sendiri, tertib berlalu lintas, tidak membawa muatan berlebih, tidak menggunakan handphone saat mengemudi, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk,” pesannya.
Lebih lanjut, AKP Gokma Silitonga mengajak seluruh pemilik kendaraan angkutan, perusahaan transportasi dan pengemudi untuk bersama-sama mendukung program Indonesia Zero ODOL 2027.

Baca Juga  Mutasi Besar-Besaran Polda Sumut: Kapolri Rotasi Kapolres Pematangsiantar, Simalungun, dan Serdang Bedagai

Baginya, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Berangkat dengan selamat, bekerja dengan aman, dan pulang kembali berkumpul bersama keluarga. Ingat, keluarga menunggu. Keselamatan adalah yang utama,” demikian pesan humanis Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai.

Melalui pendekatan yang mengedepankan edukasi dan kepedulian tersebut, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh serta angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan berat, dapat ditekan.“Keluarga Menunggu di Rumah”, Kasat Lantas Sergai Ajak Sopir Truk Utamakan Keselamatan dan Hindari ODOL

SERDANG BEDAGAI – Keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, tetapi juga menyangkut nyawa manusia serta keluarga yang menanti kepulangan orang-orang tercinta.

Pesan humanis tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma Silitonga, S.H., M.H., dalam kegiatan pemeriksaan kendaraan atau Ramp Check yang dilaksanakan di Rest Area KM 65 A, Desa Tanah Raja, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (5/11/2026).

Dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026, pihaknya mengajak para pengemudi kendaraan angkutan berat agar tidak mengabaikan keselamatan hanya demi mengejar target pekerjaan maupun keuntungan.

Menurutnya, kebiasaan membawa muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan yang tidak hanya mengancam pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Kami ingin mengingatkan kepada seluruh pengemudi bahwa ada keluarga yang menunggu di rumah. Ada anak dan istri yang berharap kita pulang dengan selamat. Jangan karena mengejar target pekerjaan, keselamatan justru dikorbankan,” menjadi pesan yang ditekankan dalam edukasi keselamatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan Ramp Check bukan semata-mata pemeriksaan maupun penindakan terhadap pengemudi, melainkan bentuk kepedulian kepolisian untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kendaraan yang laik jalan dan muatan sesuai ketentuan.

Baca Juga  Mutasi Besar-Besaran Polda Sumut: Kapolri Rotasi Kapolres Pematangsiantar, Simalungun, dan Serdang Bedagai

Melalui pemeriksaan kondisi ban, lampu kendaraan, sistem pengereman hingga penimbangan muatan, diharapkan para pengemudi semakin memahami bahwa kendaraan yang aman merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kecelakaan baru semua pihak menyadari pentingnya keselamatan.

Karena itu, mari kita mulai dari kesadaran diri sendiri, tertib berlalu lintas, tidak membawa muatan berlebih, tidak menggunakan handphone saat mengemudi, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk,” pesannya.

Lebih lanjut, AKP Gokma Silitonga mengajak seluruh pemilik kendaraan angkutan, perusahaan transportasi dan pengemudi untuk bersama-sama mendukung program Indonesia Zero ODOL 2027.

Baginya, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Berangkat dengan selamat, bekerja dengan aman, dan pulang kembali berkumpul bersama keluarga. Ingat, keluarga menunggu. Keselamatan adalah yang utama,” demikian pesan humanis Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai.

(Rudi cobra)

Melalui pendekatan yang mengedepankan edukasi dan kepedulian tersebut, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh serta angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan berat, dapat ditekan.


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *