ElangmasNews.com, Purwakarta – Maraknya informasi terkait raibnya Dana Bansos (BPNT) , milik 2 warga Desa Gunung Karung Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta, baik melalui pemberitaan online maupun melalui media lainnya.
Ketua DPC LAKI Kab. Purwakarta, Nandang Saepulloh ikut prihatin, maka dari itu beliau menjambangai pihak pihak yang terlibat dalam penyaluran Dana tersebut termasuk AC Pemilik Mesin mini ATM, ( selasa, 03/11).

Adapun tempat pertemuannya di kediaman Ketua Dusun ET, dari hasil penggalian informasi, bahwa KJ (70) dan JD (68), pengakuannya belum pernah sama sekali menerima bantuan BPNT, menurut Ketua RT Sdr.An, padahal sejak ada bantuan tersebut selalu mencairkannya baik oleh istrinya maupun anaknya, hal tersebut juga diakui oleh AC (Pemilik Mesin mini ATM).
Namun sejak ada pembaharun pengurus kelompok PKH, termasuk adanya penggantian Kartu ATM baru kedua warga tersebut tidak pernah menerima apalagi mencairkan Dana bantuan tersebut. Namun setelah di cek dari print out rekening koran di Bank BNI atas nama ke dua warga tersebut ternyata sudah ada yang mengambil oleh orang lain yang bukan haknya, malahan pengambilannya pun ada di Bank BNI wilayah Subang dan Plered, sementara pelakunya sampai dengan saat ini belum ditemukan.
ET (45) yang sekarang menjabat Dusun di Desa Maniis, menyampaikan pada kami via telepon (kamis, 05/11), saat kami tanyakan terkait adanya 2 warga Maniis sebagai penerima manfaat Dana BPNT uangnya diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab, ” Kami prihatin dengan kejadian ini, padahal tidak satu pun dari pengurus pemerintahan Desa Maniis yang mengambilnya di Bank, hanya bukti pengambilannya ada setelah diminta ke pihak Bank. Pelaku mengambilnya melalui Bank yang ada di wilayah Subang juga di Wilayah Plered” tuturnya.
Sebelumnya ke dua warga tersebut sudah melaporkan nya ke Polres Purwakarta, namun kami red belum bisa mengkonfirmasi pada pihak penyidik, terkait adanya laporan tersebut.
Kepala Desa Gunung Karung beserta jajaran dan
Masyarakat Maniis khususnya penerima manfaat yang sudah menjadi korban, berharap agar pelakunya mengembalikan dan meminta maaf.
Salah seorang warga Maniis U (50), menyampaikan pada kami red bahwa hal ini sudah pihak kepolisian Polres Purwakarta melalui penyidik pastinya penyidik bertindak profesional dalam mengungkap teka teki siapa pelakunya. ” Kalo sudah dilaporkan ke pihak berwajib, tunggu aja hasilnya, kalau bisa tanyakan sudah sejauh mana penanganan atas adanya laporan 2 warga Desa Gunung Karung Maniis. Kemungkinan setelah beberapa pihak akan dimintai keterangan, termasuk pemeriksaan CCTV, dimana pada waktu pelaku mencairkan sesuai waktu yang tertera pada print out Rekening Koran, dan siapapun pelakunya mohon itikad baiknya sebelum pihak berwajib menciduk, kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan”, Tuturnya.
Red










