325 Karateka dari 12 Daerah Sumut Adu Ketangkasan di Batu Bara, Piala Bupati Jadi Rebutan

325 Karateka dari 12 Daerah Sumut Adu Ketangkasan di Batu Bara, Piala Bupati Jadi Rebutan
Spread the love

 

BATU BARA — Elangmasnews.com-Sebanyak 325 atlet karate pelajar dari 12 daerah di Sumatera Utara berkumpul di Kabupaten Batu Bara. Mereka tidak hanya membawa ambisi meraih medali, tetapi juga mempertaruhkan kemampuan dan mental bertanding dalam Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumatera Utara memperebutkan Piala Bupati Batu Bara.

Kejuaraan tersebut resmi dibuka Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., di Lapangan Futsal Fusco, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (19/9/2026).

Antusiasme terlihat dari kehadiran ratusan karateka yang datang dari berbagai daerah. Peserta berasal dari Sibolga, Tapanuli Selatan, Gunung Tua, Labuhanbatu, Asahan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Medan, Tanjung Morawa, Binjai-Langkat, hingga Batu Bara.

Bagi para pelajar tersebut, kejuaraan ini bukan sekadar arena mengejar kemenangan. Pertandingan menjadi kesempatan untuk menguji mental, menambah pengalaman, sekaligus mengasah kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara menekankan bahwa seorang atlet tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknik. Menurutnya, keberhasilan seorang karateka juga sangat berkaitan dengan fokus, kedisiplinan, sportivitas dan karakter.

“Bahwa Sumpah Karate itu jika ditanamkan di dalam pikiran dan diri kita dalam kehidupan sehari-hari, maka kamu akan menjadi seorang atlet,” ujar Bupati.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pembukaan kejuaraan. Bupati mengingatkan bahwa karate bukan hanya tentang kemampuan bela diri, tetapi juga proses membentuk kepribadian.

Seorang karateka, lanjutnya, harus mampu menjaga sikap, menjadi teladan, serta menjunjung tinggi nama baik dan marwah dirinya.

“Jaga diri dan marwah, rajin belajar, serta rajin beribadah. Jadilah atlet yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik,” pesannya.

Baca Juga  Pemkab Batu Bara Gelar Upacara HKN, ASN Diingatkan Perkuat Disiplin dan Pelayanan Publik BATU BARA — Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) sebagai momentum untuk memperkuat kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (17/9/2026), diikuti jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., diwakili Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Batu Bara Rusian Heri, yang memimpin jalannya upacara sekaligus menyampaikan amanat Bupati. Dalam amanatnya, Rusian Heri menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap tugas, tanggung jawab, serta peran sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat. “Peringatan Hari Kesadaran Nasional hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran, meningkatkan kualitas kinerja, serta menumbuhkan semangat dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat,” demikian inti amanat yang disampaikan. Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga disiplin dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Pelayanan kepada masyarakat, kata dia, harus terus diarahkan agar semakin optimal, responsif, dan berkualitas. Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang semakin terbuka dan membutuhkan pelayanan yang cepat serta tepat. Melalui Upacara HKN, jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas apel bulanan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan integritas dalam pekerjaan sehari-hari. Seluruh ASN juga didorong untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah sehingga program pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan secara efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batu Bara. Dengan semangat Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Batu Bara kembali mengingatkan bahwa kualitas pemerintahan tidak hanya diukur dari program yang dibuat, tetapi juga dari bagaimana aparatur menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bukan Sekadar Berebut Piala

Kejuaraan INKANAS Open ini diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda Sumatera Utara. Dari ratusan atlet yang bertanding, bukan tidak mungkin akan muncul bibit-bibit karateka yang kelak membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.

Semangat bertanding pun diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari proses seorang atlet untuk berkembang.

Bupati berharap seluruh peserta dapat menjadikan kejuaraan tersebut sebagai pengalaman berharga, bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan karate, tetapi juga membangun mental dan kedisiplinan.

“Melalui kejuaraan ini, diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Batu Bara untuk menunjukkan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda.

Turut mendampingi Bupati Batu Bara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Porabudpar), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua KONI Kabupaten Batu Bara.

Hadir pula Majelis Tinggi Dewan Guru PB INKANAS, Hadismar M. Nur dan Drs. Saleh Malawat, para pelatih dan manajer tim dari masing-masing dojo kabupaten/kota, serta ratusan atlet peserta kejuaraan.

Dengan jumlah peserta mencapai 325 atlet dari 12 daerah, arena INKANAS Open di Batu Bara menjadi panggung bagi para karateka muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Kini, pertarungan bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang Piala Bupati. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi bagian dari perjalanan panjang membentuk generasi muda yang berprestasi, disiplin, tangguh, sportif, dan berkarakter.

(Zen topan)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *