Bukan Derektur,Aktivis Sebut Orang Dekat Pendopo Ini jadi Pemain Utama Di BDL

Bukan Derektur,Aktivis Sebut Orang Dekat Pendopo Ini jadi Pemain Utama Di BDL
Spread the love

LAMONGAN -Elangmasnews.com– Polemik kredit macet yang melanda Bank Daerah Lamongan (BDL) kini semakin menjadi sorotan tajam publik. Masyarakat menyayangkan kinerja bank pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut, yang dinilai sarat akan intervensi dan kepentingan politik.

Kasus ini mencuat secara luas setelah aktivis Jaringan Masyarakat Lamongan menggelar audiensi bersama Komisi B DPRD Kabupaten Lamongan pada Jumat, 3 Juli 2026. Pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh jajaran direksi serta dewan pengawas BDL.

Dalam forum tersebut, sebuah pernyataan mengejutkan dilontarkan oleh salah satu aktivis Jaringan Masyarakat Lamongan. Ia secara blak-blakan membongkar adanya aktor di balik layar yang diduga mengendalikan operasional bank tersebut selama bertahun-tahun.

“Kita itu pengen membongkar pemain-pemain di BDL. Bukan Bu Rahma (Direktur BDL hari ini), dan Bu Rahma pun pasti gak tahu siapa pemain utama di Bank yang dia pimpin, tapi kita tahu siapa orangnya,” ujarnya di depan forum.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan fakta wqmencengangkan bahwa sosok yang mengatur ritme di internal BDL bukanlah pejabat yang memiliki posisi struktural tinggi, melainkan seseorang yang memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan.

“Di BDL itu, ada yang dia awalnya hanya tukang sapu, sampai sekarang pun dia tidak punya jabatan mentereng, hanya kepala devisi, tapi dia jadi pemain utamanya di BDL,” tambahnya.

Saat dipertanyakan mengenai besarnya pengaruh orang tersebut, aktivis itu menyebutkan faktor relasi dengan pihak pendopo kabupaten sebagai kunci kekuatannya.

“Kok bisa? Ya karena dia orang dekat pendopo, jadi dia yang mengatur semua ritme BDL puluhan tahun ini,” pungkasnya.

Menyikapi temuan ini, Jaringan Masyarakat Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus kredit macet di BDL hingga tuntas dan transparan di hadapan publik. Mereka mendesak agar tata kelola bank milik daerah ini segera dibenahi agar berjalan sesuai prosedur profesional, serta bersih dari segala bentuk kepentingan politik penguasa.

Baca Juga  Kabag Perekonomian Lamongan Tidak Tahu Sama Sekali Persolan Dana Cukai Tembakau Selama Ini

(Binta Fadlil)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *