*Bentuk Toleransi Antar umat Beragama, Polsek Metro Tamansari dan Vihara Dharma Bakti Bagikan 300 Karung Beras Ke Ponpes Al Bushaeriyah Peringati Hari Santri*

*Bentuk Toleransi Antar umat Beragama, Polsek Metro Tamansari dan Vihara Dharma Bakti Bagikan 300 Karung Beras Ke Ponpes Al Bushaeriyah Peringati Hari Santri*
Spread the love

Jakarta Barat 1/11/2024 Elang mas news Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Polsek Metro Tamansari berkolaborasi dengan Vihara Dharma Bakti menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pembagian sembako di Pondok Pesantren Al Bushaeriyah, Jalan Gang Burung RT 008/002, Kelurahan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Jumat, 1/11/2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program astacita ke-8 pemerintah, yang bertujuan memperkuat harmonisasi kehidupan dengan alam, lingkungan, budaya, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.

Rombongan dari Polsek Metro Tamansari dan Perwakilan dari Vihara Dharma Bakti, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Adhi Wananda, tiba di Pondok Pesantren Al Bushaeriyah dengan membawa 300 sembako.

Sembako ini meliputi beras seberat 5 kg, yang dibagikan kepada warga dan santri di pondok pesantren tersebut.

Dalam memperingati Hari Santri Nasional, kegiatan ini menjadi momen berharga yang menggarisbawahi pentingnya toleransi dan gotong royong antarumat beragama.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, Bahwa kegiatan ini dalam rangka hari Santri Nasional

Kami bersama dengan Vihara Dharma Bakti memberikan sebanyak 300 karung beras dengan ukuran 5 kg yang distribusikan untuk keperluan pondok pesantren

“Kami bersama dengan Vihara Dharma Bakti mengunjungi Pondok Pesantren Al Bushaeriyah sebagai wujud nyata dari komitmen kami dalam mendukung program astacita pemerintah ke-8. Ini adalah bentuk peningkatan toleransi antarumat beragama yang rukun dan solid di wilayah Tamansari, Jakarta Barat,” ujar Kompol Adhi Wananda dilokasi, Jumat, 1/11/2024.

Adhi menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan tidak hanya ke Ponpes saja tetapi juga ke kelompok kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan

Ia juga menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat semakin menguatkan rasa persaudaraan dan kepedulian antarwarga di Tamansari.

Baca Juga  Keikhlasan Dari Kekalahan Yang Bermakna Dalam Kemenangan

” Terlebih sebentar lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi pilkada serentak tahun 2024 agar kita bersama-sama dapat menjaga wilayah Tamansari yang aman dan kondusif,” harap nya

Di sisi lain, Ketua yayasan Vihara Dharma Bakti Ny Shierly Wijaya yang turut hadir juga menyampaikan rasa bangganya bisa berkolaborasi dengan pihak kepolisian dalam kegiatan ini.

Ia mengatakan bahwa sinergi lintas agama seperti ini menjadi landasan kuat bagi terciptanya masyarakat yang harmonis, adil, dan makmur.

“Kami senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial ini, yang tidak hanya membawa manfaat materi tetapi juga pesan moral untuk saling peduli dan menghormati antaragama,” ujarnya.

Di tengah-tengah pembagian sembako, terlihat para santri dan pengurus Ponpes dengan penuh antusias dan senyum bahagia menerima bantuan yang diberikan.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa damai dan kebersamaan, menggambarkan bahwa perbedaan agama bukanlah halangan untuk saling membantu dan memperkuat rasa solidaritas.

Sementara dikesempatan yang sama pengasuh Pondok Pesantren Al Bushaeriyah KH Dede Nurdiansyah menyampaikan terima kasih kepada Polsek Metro Tamansari dan Vihara Dharma Bakti atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.

“ini sangat amat membantu bagi para Santri kami yang menimba ilmu di Ponpes kami. Mudah-mudahan, ini kedepan kita bisa jauh lebih bersinergi lagi dan bisa lagi mempererat hubungan antar umat beragama sesuai dengan yang diamanahkan oleh daripada pemerintah kita atau negara kita.” terangnya

Melalui bakti sosial ini, Polsek Metro Tamansari dan Vihara Dharma Bakti telah menunjukkan bahwa kerukunan dan toleransi dapat diwujudkan melalui aksi nyata, dan mereka berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dalam keberagaman./ Yani

Baca Juga  Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar Menggelegar, Karang Taruna Tampil di Garda Terdepan Sukseskan HUT RI ke-81 *DELI SERDANG,—* Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Di balik meriahnya Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ada energi besar generasi muda yang ikut menjadi penggerak utama suksesnya seluruh rangkaian kegiatan. Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar tampil di garda terdepan. Bukan sekadar hadir sebagai pelengkap, organisasi kepemudaan tersebut mengambil bagian aktif dalam mendukung, mengawal, dan menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Pasar 8, Desa Buntu Bedimbar. Gebyar AKBAR menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa se-Desa Buntu Bedimbar, perlombaan sepak bola antar-SD, perlombaan 17-an ibu-ibu antar-dusun, karnaval kemerdekaan yang dilepas Bupati Deli Serdang, hingga hiburan musik yang menampilkan Sandwich Band dan Kairos Band dari Medan. Tidak ketinggalan, puluhan pelaku UMKM juga mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka. Sekitar 50 tenda UMKM turut meramaikan bazar dengan prioritas produk-produk unggulan hasil binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar. Namun di tengah kemeriahan tersebut, peran pemuda menjadi salah satu kekuatan yang membuat kegiatan mampu berjalan semarak. Karang Taruna: Pemuda Bukan Penonton Ketua Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar, Daniel Iskandar Lubis, menegaskan bahwa pemuda harus mampu mengambil peran nyata dalam setiap kegiatan positif yang berlangsung di tengah masyarakat. Menurutnya, Karang Taruna tidak ingin generasi muda hanya menjadi penonton pembangunan desa. Pemuda harus berada di tengah masyarakat, ikut bekerja, bergotong royong, membantu pelaksanaan kegiatan dan menciptakan suasana yang positif. “Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar sangat mendukung dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Gebyar AKBAR ini. Kami bersama seluruh elemen masyarakat bergotong royong agar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Daniel. Menurut Daniel, momentum HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berorganisasi dan berkontribusi bagi masyarakat. Dari Pemuda, Untuk Desa Keterlibatan Karang Taruna dalam Gebyar AKBAR sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan desa. Pemuda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan untuk menggerakkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, Daniel menilai keterlibatan pemuda harus terus diperkuat. “Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat Desa Buntu Bedimbar. Melalui kegiatan seperti ini, para pemuda dapat berkontribusi dan mengambil peran positif dalam membangun desa yang kita cintai,” katanya. Pesan tersebut menjadi penting di tengah tantangan generasi muda saat ini. Daripada energi pemuda tersalurkan pada hal-hal negatif, Karang Taruna Buntu Bedimbar memilih menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan, membantu masyarakat dan menghidupkan kegiatan positif di desa. Karang Taruna Ikut Menghidupkan Ekonomi Masyarakat Gebyar AKBAR juga tidak berhenti pada kegiatan hiburan. Kehadiran sekitar 50 UMKM memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Produk-produk lokal masyarakat mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh pengunjung. Di sinilah peran pemuda kembali menjadi penting. Kegiatan masyarakat yang melibatkan UMKM, olahraga, seni, keagamaan hingga hiburan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengelola kegiatan sekaligus memahami potensi ekonomi yang dimiliki desanya. Karang Taruna pun menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya bisa membuat kegiatan menjadi ramai, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi dan sosial masyarakat. Kades Apresiasi Kebersamaan Masyarakat Kepala Desa Buntu Bedimbar, Mus Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar AKBAR. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar untuk memperkenalkan produk lokal. Mus berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam pembangunan desa. Malam Penutupan, Karang Taruna Kembali Siap Berkontribusi Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar akan memasuki malam penutupan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Malam penutupan dijadwalkan semakin meriah dengan penampilan Pengamen Binjai yang kemudian dilanjutkan dengan pesta kembang api. Di balik gemerlap pesta kemerdekaan tersebut, ada semangat yang jauh lebih penting: semangat pemuda untuk mengambil peran. Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar telah menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak harus menunggu untuk diberi peran. Pemuda bisa hadir, bergerak dan menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah kegiatan masyarakat. Gebyar AKBAR boleh selesai malam ini. Namun semangat Karang Taruna Buntu Bedimbar untuk terus berkontribusi bagi desa diharapkan tidak ikut padam bersama berakhirnya pesta. Karena desa yang kuat membutuhkan pemuda yang bergerak. Dan Buntu Bedimbar punya mereka. *(Tim)*

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *