KARAWANG – ELANGMASNEWS.COM | Dinamika pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Karawang memasuki babak krusial. Sorotan publik kini mengarah pada sosok Abdul Azis yang secara mengejutkan berhasil mengantongi dukungan bulat dari 24 Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) dalam deklarasi yang digelar di Balong Center, Kamis (16/4/2026).
Fenomena derasnya dukungan tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan, salah satunya Ketua DPC LSM ELANG MAS Karawang, Fahmi Abdul Qodir. Dalam keterangannya pada Jumat (17/4/2026), Fahmi menilai peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Karawang pada dasarnya sudah mulai mengerucut.
“Agenda Musda Golkar Karawang sudah dapat diprediksi mengarah kepada Abdul Azis. Hal ini terlihat dari bukti konkret dukungan 24 PK yang telah dideklarasikan. Selain itu, saya memprediksi organisasi sayap partai yang memiliki hak pilih juga akan memberikan dukungan serupa,” ujar Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa kemunculan Abdul Azis bukan sekadar formalitas dalam kontestasi internal partai, melainkan menjadi simbol harapan kader terhadap kebangkitan kembali kejayaan Partai Golkar di Karawang.
Ia pun menyinggung masa keemasan Golkar saat dipimpin oleh Endi Warhendi dan Dadang S. Muchtar, di mana partai berlambang pohon beringin tersebut mampu mendominasi kekuasaan, baik di eksekutif maupun legislatif.
“Harus kita akui, masa keemasan Golkar Karawang terjadi saat dipimpin Pak Endi dan Pak Dadang. Derasnya arus dukungan terhadap Abdul Azis tentu bukan tanpa pertimbangan. Dari sejumlah kader yang ada, saya melihat Abdul Azis sebagai salah satu figur yang paling kompeten,” jelasnya.
Secara personal, Fahmi mengaku mengenal kapasitas dan kemampuan Abdul Azis dalam mengelola organisasi. Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Azis, Golkar Karawang berpeluang besar kembali menjadi kekuatan utama dalam percaturan politik daerah.
“Saya sangat memahami kecakapannya dalam mengorganisir. Saya yakin beliau mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Sikap 24 PK ini sudah tepat, dan bukan tidak mungkin PK yang belum menentukan sikap akan segera menyusul. Sudah saatnya Golkar kembali menempati posisi tiga besar di parlemen Karawang,” pungkasnya.
(Redaksi)











