WOW RATU SEBLAK KINI MENYEDIHKAN SALAD BUAH PRASMANAN DAN SEBLAK PRASMANAN DENGAN HARGA YANG MENARIK

WOW RATU SEBLAK KINI MENYEDIHKAN SALAD BUAH PRASMANAN DAN SEBLAK PRASMANAN DENGAN HARGA YANG MENARIK
Spread the love

Purwakarta,ElangMasNews.Com – Pada 15-11-2024 Di Ratu seblak yang dibuka pada tahun 2023 lalu menyediakan puluhan isi atau toping yang beraneka ragam sesuai selera. Mulai dari olahan seafood, cumi, salmon, kepiting, dumpling, sosis, otak-otak, jamur enoki, bakso, mi, siomay, dimsum, ceker ayam, telur, kerupuk, makaroni, kwetiau dan lainya dan sekarang menyediakan salad buah dengan prasmanan dengan harga Rp 15000rbu sepuasnya

Pelanggan bisa mengambil dengan selera pembeli masing-masing.
Harga topingnya dari yang paling murah Pembeli dapat memilih dan menentukan sendiri isi per porsi yang akan harganya karena dibuat dengan konsep prasmanan.

Ratu seblak yang berada di tegal junti Kecamatan purwakarta, Kabupaten purwakarta ini banyak dikunjungi pembeli. Hampir setiap waktu, meja di warung ratu seblak tersebut jarang ada yang kosong.

“Rasanya enak, gurih, kuahnya nyemek jadi lebih kerasa bumbunya, bumbunya lembek. Biasanya di tempat lain saya biasa seblak Level 3, tapi di ratu Seblak  ini level 1 seperti level 3. Pedasnya enak di makam. Tidak bikin sakit perut juga,” ujar Ratna, pembeli asal sadang.

Ratna mengaku baru pertama kali mencoba salad buah di  ratu seblak , meski salad buah sebelumnya sudah tahu dan terkenal. Tapi baru kali ini bisa mencoba membeli salad buah di ratu seblak karena kesibukannya.

“Kayaknya bakal ketagihan dengan seblak dan salad buah  ini. Tapi jaraknya lumayan juga, saya kan di wilayah perkotaan purwakarta, jadi harus mencari waktu buat ke sini,” katanya.

Sementara itu, pemilik ratu seblak (30) alias Teh Anti ratu Seblak  mengatakan mulai menjalankan usahanya di 2023 dengan modal nekat dan warung ratu seblak di buka juga di tegal junti,bunder,di kuliner di situ buled yang berada di gedung kembar dan depan rumah sakit gunung putri

Baca Juga  Baik, saya buatkan naskah berita pers rilis yang tetap menyampaikan fakta, bernuansa formal, dan berpotensi untuk dirilis media, sambil menghindari kalimat yang bisa dianggap terlalu opiniatif. --- SIARAN PERS Kasus Penganiayaan Berulang di Pulau Badi: Lansia Jadi Korban, Dugaan Kelalaian Aparat Mengemuka Pangkep, 11 Agustus 2025 – Seorang warga lanjut usia di Pulau Badi, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, kembali menjadi korban dugaan penganiayaan untuk kedua kalinya. Peristiwa ini memunculkan dugaan adanya kelalaian penanganan dan pelanggaran prosedur hukum oleh aparat setempat. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada insiden pertama, kasus diselesaikan secara kekeluargaan oleh Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa. Kedua belah pihak menandatangani surat pernyataan perdamaian. Namun, tidak jelas apakah korban memperoleh bantuan hukum atau pendampingan resmi sebagaimana dijamin oleh Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 dan KUHAP. Beberapa waktu kemudian, korban kembali mengalami penganiayaan oleh pelaku yang sama. Saat melapor ke Polsek, korban mengaku laporannya tidak diproses sesuai ketentuan Pasal 4 dan Pasal 5 KUHAP, yang mengatur kewajiban polisi menerima dan menindaklanjuti setiap laporan warga. Pada proses mediasi kedua, pihak Polsek menolak surat perdamaian yang sebelumnya dibuat dengan alasan tidak mencantumkan tanggal perjanjian. Korban, yang bernama Adam, menyatakan penolakan tersebut disampaikan langsung oleh pihak kepolisian. Tidak berhenti di situ, saat korban mengadukan perkaranya ke Polres Pangkep, ia mengaku mendapat ancaman dari salah satu keluarga pelaku. Ancaman tersebut diduga memenuhi unsur Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan ancaman kekerasan. Kasus ini mengandung dua aspek hukum utama: 1. Dugaan tindak pidana penganiayaan berulang (recidive) sesuai Pasal 351 KUHP yang dapat memberatkan hukuman pelaku. 2. Dugaan kelalaian atau pembiaran oleh aparat yang berpotensi melanggar UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, khususnya Pasal 13 mengenai tugas pokok Polri. Masyarakat dan pihak keluarga korban kini menunggu langkah tegas Kapolres Pangkep dan Divisi Propam Polri untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, pelaku diproses sesuai undang-undang, dan dugaan kelalaian aparat diperiksa sesuai aturan internal kepolisian. Kontak Media: Tim Investigasi Pulau Badi Email: [email protected] Telepon: +62 812-0000-0000 --- Kalau mau, saya bisa buatkan juga versi berita media daring yang lebih naratif dan mengikuti gaya liputan investigasi, supaya bisa langsung dikirim ke redaksi online. Itu akan berbeda dari rilis pers yang lebih formal ini.

“Memang keluarga basicnya keluarga di kuliner dan modal nekat. Jadi ketika buka usaha ini Alhamdulillah dikenal dan diminati. Ditambah lagi menyediakan salad buah prasman dengan modal yang besar saya kerja di media sosial jadi mungkin secara branding cepat dan gampang dikenal,” ujar Teh Anti, Jumat (15/11/2024).

Teh Anti menjelaskan memilih usaha Ratu  seblak karena masuk dan diminati semua kalangan. Saat ini Ratu seblak memiliki dua cabang warung yakni di Bunder kecamatan.Jatiluhur,kabupaten.purwakarta

“Berdasarkan riset saya ke pelanggan, yang membedakan itu di bumbunya. Pertama dari level pun lebih pedas dari seblak lain. Alhamdulilah setelah makan seblak kami jarang ada orang mengalami keluhan sakit perut,” tegasnya.

Warung Ratu seblak  banyak diminati oleh kalangan masyarakat. Pelanggan yang beli rata-rata 1 porsinya sampai Rp 20 ribu per transaksi. Bahkan Teh anti pun melayani pembeli anak-anak yang biasa beli seblak dari Rp 5 ribu sampai Rp 6 ribu.

“Anak SD yang beli Rp 5 ribu tetap kita layani. Ada juga orang yang beli sampai Rp 50 ribu per porsi. Untuk omzet memang naik turun tapi stabilnya  Sekarang ada dua 2 cabang, tapi bulan depan akan dibuka di sadang,” pungkasnya.( Meri isnawati)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *