Kasubsi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Tekankan Peran Desa dalam Pencegahan TPPO

Kasubsi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Tekankan Peran Desa dalam Pencegahan TPPO
Spread the love

KARAWANG| ELANGMASNEWS.COM — Penguatan peran pemerintah desa menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), khususnya melalui peningkatan edukasi keimigrasian dan kewaspadaan masyarakat terhadap modus perekrutan tenaga kerja ilegal.

Hal tersebut menjadi bagian dari kegiatan Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, dengan mengusung tema “Sosialisasi Membangun Desa, Bersinergi dengan Imigrasi” serta fokus pada penguatan peran desa dalam pencegahan TPPO.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subseksi (Kasubsi) Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Yudo turut menyampaikan pentingnya sinergi antara jajaran Imigrasi, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendeteksi serta mencegah potensi perdagangan orang sejak dari tingkat desa.

Peran masyarakat dinilai sangat penting karena berbagai proses perekrutan calon pekerja migran dapat bermula dari lingkungan tempat tinggal. Karena itu, masyarakat perlu memahami prosedur keimigrasian yang benar dan tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan ke luar negeri yang menjanjikan penghasilan besar tanpa kejelasan legalitas.

Program Desa Binaan Imigrasi (DBI) diharapkan tidak hanya menjadi sarana sosialisasi, tetapi juga membangun sistem kewaspadaan bersama di tingkat desa.
Melalui edukasi keimigrasian, perlindungan WNI, serta penguatan koordinasi, desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya korban TPPO.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung pada 15–16 September 2026 dan menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang memperkuat kolaborasi dengan desa dalam menciptakan migrasi yang aman, tertib dan sesuai ketentuan hukum.

Sinergi Imigrasi dengan pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah perdagangan orang. Edukasi dan deteksi dini harus diperkuat agar masyarakat tidak menjadi korban,” Tegas Yudo,kamis (17/09/2026) ,demikian pokok pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.( RED)

Baca Juga  DKM Masjid Jamie Miftahussa'adah Bersama Pemdes Tegalurung menggelar acara santunan yatim-piatu Dan Buka Bersama

Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *