Elangmasnews.com, MAKASSAR//Jumat 18 September 2026//
Keluhan pelanggan terkait kualitas air kembali menyorot pelayanan PDAM Makassar. Seorang pelanggan berinisial AS, warga Jalan Kalumpang, Kelurahan Malimongan Baru, Kecamatan Makassar, mengaku dalam sekitar dua bulan terakhir air yang mengalir ke rumahnya kerap berbau tidak sedap sehingga sebagian terpaksa dibuang.

Ironisnya, air yang menurut pelanggan tidak layak digunakan tersebut tetap tercatat melalui meteran dan menjadi bagian dari tagihan bulanan tidak ada ampunan.
AS mempertanyakan bagaimana perlindungan terhadap pelanggan ketika kewajiban membayar tetap berjalan, sementara kualitas air yang diterima justru dikeluhkan.
«“Kami tetap membayar karena itu kewajiban pelanggan. Tetapi kalau air yang keluar dari kran berbau dan seperti air got sehingga terpaksa dibuang, tentu kami mempertanyakan pelayanan kepada pelanggan,” ujar AS.»
Menanggapi aduan tersebut, PDAM Wilayah I Jalan Andalas Makassar menyampaikan bahwa pihaknya telah mengecek rekening pelanggan. Dari hasil pengecekan, pelanggan tersebut diketahui memiliki tunggakan pembayaran selama empat bulan.
“Kami juga sudah mengecek tagihannya, Pak. Ternyata pelanggan juga menunggak pembayaran selama empat bulan. Pelanggan wajib bayar,” demikian tanggapan pihak PDAM Wilayah I.
PDAM juga menjelaskan bahwa meteran menjadi dasar pencatatan penggunaan air dan perhitungan tagihan. Namun, terkait keluhan kualitas air, pihaknya meminta pelanggan segera melapor agar dapat ditindaklanjuti oleh tim teknis.
Persoalannya, kewajiban pelanggan membayar tagihan berjalan beriringan dengan tuntutan agar PDAM memastikan air yang dialirkan kepada masyarakat memenuhi standar pelayanan yang layak.
Keluhan AS juga disebut bukan persoalan yang baru dirasakan. Ia mengaku kondisi air berbau dan tidak layak digunakan tersebut kerap berulang.
Di satu sisi, pelanggan memiliki kewajiban membayar rekening air. Di sisi lain, kualitas air yang diterima pelanggan juga menjadi bagian penting dari pelayanan yang harus dipertanggungjawabkan penyelenggara layanan air bersih.
Karena itu, publik menunggu langkah konkret PDAM Wilayah I Andalas untuk memastikan penyebab air berbau tersebut, bukan hanya memastikan tagihan pelanggan tetap berjalan.
(Tim Mksr)
Narasumber:AS
((((Robby.R))))
*(EMN.TIMRED)*.











