Bupati Tapteng Bersama Satgas PRR Pusat Tinjau Langkah Nyata Percepatan Pemulihan Pascabencana di Tukka

Bupati Tapteng Bersama Satgas PRR Pusat Tinjau Langkah Nyata Percepatan Pemulihan Pascabencana di Tukka
Spread the love

Tapanuli Tengah – Elangmasnews.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat mempertegas komitmen bersama untuk mempercepat penanganan pascabencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja langsung Kepala Perencanaan dan Pengendalian Analisa dan Evaluasi Posko Nasional Satgas PRR, Brigadir Jenderal TNI Andre Julian, ke sejumlah titik krusial di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi, SH. Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan langkah nyata untuk memetakan kebutuhan riil di lapangan sekaligus merumuskan strategi pembangunan infrastruktur permanen guna memitigasi risiko bencana susulan yang masih mengancam masyarakat.

Sejumlah lokasi vital ditinjau bersama, antara lain pembangunan bronjong di Kelurahan Sipange, SD Negeri 152983 di Kelurahan Hutabolon, pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon, serta pengecekan aliran Sungai Aek Saili di Kelurahan Bonalumban. Kegiatan ini mencakup upaya pengendalian material sedimen, normalisasi sungai, penguatan tebing, hingga penataan kawasan permukiman yang paling rentan terdampak.

Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap Tapanuli Tengah. Ia menegaskan bahwa wilayah seperti Bonalumban, Badiri, dan Sibuluan membutuhkan penanganan yang terencana dan konsisten, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu bencana susulan.

“Penanganan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah membutuhkan dukungan dan kerja sama dari pemerintah pusat. Kita masih berada dalam masa transisi darurat, dan Kecamatan Tukka serta Kecamatan Badiri masih menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.”

Bupati menekankan, pembangunan infrastruktur permanen  sabo dam, normalisasi sungai, tanggul, dan pengendalian sedimen  adalah keharusan. Solusi jangka panjang mutlak diperlukan agar warga benar-benar dapat kembali hidup tenang tanpa bayang-bayang ancaman bencana.

Baca Juga  Bupati Nias Selatan Lakukan Monitoring Proyek Jalan dan Puskesmas di Idanotae

Sementara itu, Brigjen TNI Andre Julian menegaskan bahwa tujuan akhir dari seluruh upaya ini adalah pemulihan kehidupan dan penghidupan masyarakat secara menyeluruh.

“Bagaimana masyarakat bisa kembali hidup dan menjalankan aktivitasnya, termasuk pemenuhan bantuan sosial, jaminan hidup, bantuan isi hunian, serta bantuan stimulan perbaikan rumah  itu yang harus kita perhatikan bersama. Tapanuli Tengah menjadi atensi khusus bagi kita dalam penanganan pascabencana ini.”

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan diperkuat: Kementerian PUPR memegang peran kunci infrastruktur sumber daya air, Kementerian Kehutanan menangani kawasan hulu secara terpadu, sementara pembangunan hunian tetap di Hutanabolon serta perbaikan rumah warga akan dirancang dalam satu rencana induk yang terarah dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersatu dan saling mendukung. Pemulihan pascabencana bukan tanggung jawab pemerintah semata kebersamaan, kesabaran, dan kepedulian antarwarga adalah kekuatan yang akan membawa Tapanuli Tengah bangkit lebih kuat, lebih tangguh, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Mari kita dukung proses pemulihan ini. Tangan yang bersatu akan membangun lebih cepat daripada sekadar proyek yang berdiri sendiri.

Turut hadir dalam kegiatan ini: Kepala Dinas PUPR Tapteng, Plh. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Plt. Kepala BPBD Tapteng, jajaran Satpol PP, Plt. Camat Tukka, serta perwakilan PT Wijaya Karya, PT Nindya Karya, dan Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara.

Liputan:Red


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *