Dari Layar Digital ke Layar Lebar Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Resmi Dirilis, Sebuah Karya Gila Tapi Penuh Hati

Dari Layar Digital ke Layar Lebar Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Resmi Dirilis, Sebuah Karya Gila Tapi Penuh Hati
Spread the love

Jakarta, 9 Mei 2025

ELANG MAS NEWS

Grup komedi GJLS resmi melebarkan sayapnya ke layar lebar melalui film
perdana mereka yang berjudul GJLS: Ibuku Ibu-Ibu. Film produksi Amadeus Sinemagna bekerja
sama dengan Legacy Pictures ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan telah merilis teaser trailer
yang langsung mencuri perhatian netizen lewat komentar-komentar yang tak kalah lucu dari isi
cuplikannya.
Dibintangi oleh trio GJLS: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, film ini juga
menghadirkan akting dari Nadya Arina, Luna Maya, dan Bucek yang memberi warna berbeda
pada dinamika cerita.
Mengangkat logline yang absurd sekaligus menggelitik, Ibuku Ibu-Ibu bercerita tentang tiga
bersaudara egois yang ingin menggagalkan rencana ayah mereka untuk menikah lagi, tak lama
setelah ibu mereka meninggal dunia. Namun alih-alih berhasil, mereka malah menjodohkan
sang ayah dengan seorang wanita penipu yang justru menguras harta keluarga.
Teaser trailer yang baru saja dirilis menampilkan kekompakan khas trio GJLS dengan gaya humor
segar mereka yang langsung mencuri perhatian. Meski hanya cuplikan singkat, teaser ini sudah
memamerkan kekonyolan dan chemistry natural antar tokoh, lengkap dengan jokes ringan yang
terasa sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.
Respons netizen pun penuh tawa dan antusiasme, membanjiri kolom komentar dengan kalimat
seperti, “kalau banyak scene yang pake komedi kayak di detik 45 sih pecah banget. Meta baru di
dunia perfilman. Ngeri, bener bener high risk high return nih,” komentar salah satu netizen.
Sementara itu, melihat kelucuan teaser trailer film ini, tak sedikit yang menantikan bloopers film
ini. “Kayaknya malah nunggu bloopers-bloopersnya yang dimasukin jadi adegan deh,” ungkap
netizen lainnya. Namun, ada juga yang justru menduga film ini diisi dengan bloopers saja. Salah
satunya akun film WatchmenID. “Gue pukul kalo isinya blooper semua,” tulis akun tersebut.
Tak cuma menuai komentar lucu, namun banyak juga berharap film ini bisa meraih jutaan
penonton. Mereka bahkan sudah siap membawa pasukan untuk menonton film ini. “Mantep,
siap membawa 1500 penonton memenuhi perbioskopan hingga duduk lesehan depan layar,”
komentar salah satu netizen. “Yakin banget ini 10 juta penonton,” ungkap netizen lainnya.
SCTV Tower – Senayan City Lt 18, Jl. Asia Afrika Lot 19 – Jakarta 10270

Baca Juga  Meriahkan HUT RI Ke 80, Pemdes Ciasem Tengah Adakan Lomba Senam Tingkat TK dan PAUD

Bukan cuma komedi khas GJLS yang bikin menarik, namun kehadiran aktor senior Bucek juga
patut dinantikan. Bucek yang berperan sebagai bapak dari Hifdzi, Rigen dan Rispo ini tampil
berbeda dari biasanya. Jika banyak yang sudah menonton karya-karya Bucek berperan sebagai
karakter yang serius, di sini Bucek tampil tak kalah menghibur dari para anggota GJLS.
“Film ini adalah representasi kondisi Indonesia. Absurd, tapi tetap menghibur dan penuh hati,”
ujar Monty Tiwa selaku sutradara. Sementara itu, Rigen Rakelna menambahkan, “Film ini dibuat
dengan senang hati, untuk para GJLS dan tentunya untuk menghibur penonton di Indonesia.”
GJLS: Ibuku Ibu-Ibu juga menandai langkah baru bagi GJLS Entertainment sebagai rumah
produksi kreatif milik trio komedian ini. Ini menjadi debut layar lebar mereka sekaligus bukti
bahwa GJLS bukan hanya jago di panggung dan podcast, tapi juga siap mengguncang bioskop
Indonesia. Tandai kalendermu! GJLS: Ibuku Ibu-Ibu akan tayang serentak di seluruh bioskop
Indonesia mulai 12 Juni 2025.
TENTANG AMADEUS SINEMAGNA
Amadeus Sinemagna adalah perusahaan produksi film di Jakarta yang dibangun untuk
menghadirkan kisah-kisah bermakna melalui karya-karya series dan feature films. Dipimpin oleh
dua sineas berpengalaman, Monty Tiwa dan Indra Yudhistira, tim kami memiliki rekam jejak
yang solid dalam menghasilkan sejumlah judul series dan film tanah air.
Perkembangan pesat di industri hiburan dan meningkatnya popularitas layanan streaming
digital, mendorong Amadeus Sinemagna terus beradaptasi dengan membawa keahlian
sinematik kami ke ranah digital. Namun, kekuatan utama kami sebenarnya terletak pada
komitmen untuk menyajikan cerita yang transformatif.
Melalui narasi yang memikat, Amadeus mempersembahkan karya-karya berkualitas bagi
penggemar film Indonesia dari berbagai latar belakang.
KONTAK
Amadeus Sinemagna
Instagram: @sinemagna
Tiktok : @amadeus_sinemagna
Goodwork | Publicist Film GJLS Ibuku Ibu Ibu
Email : [email protected]
SCTV Tower – Senayan City Lt 18, Jl. Asia Afrika Lot 19 – Jakarta 10270

Baca Juga  Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar Menggelegar, Karang Taruna Tampil di Garda Terdepan Sukseskan HUT RI ke-81 *DELI SERDANG,—* Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Di balik meriahnya Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ada energi besar generasi muda yang ikut menjadi penggerak utama suksesnya seluruh rangkaian kegiatan. Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar tampil di garda terdepan. Bukan sekadar hadir sebagai pelengkap, organisasi kepemudaan tersebut mengambil bagian aktif dalam mendukung, mengawal, dan menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Pasar 8, Desa Buntu Bedimbar. Gebyar AKBAR menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa se-Desa Buntu Bedimbar, perlombaan sepak bola antar-SD, perlombaan 17-an ibu-ibu antar-dusun, karnaval kemerdekaan yang dilepas Bupati Deli Serdang, hingga hiburan musik yang menampilkan Sandwich Band dan Kairos Band dari Medan. Tidak ketinggalan, puluhan pelaku UMKM juga mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka. Sekitar 50 tenda UMKM turut meramaikan bazar dengan prioritas produk-produk unggulan hasil binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar. Namun di tengah kemeriahan tersebut, peran pemuda menjadi salah satu kekuatan yang membuat kegiatan mampu berjalan semarak. Karang Taruna: Pemuda Bukan Penonton Ketua Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar, Daniel Iskandar Lubis, menegaskan bahwa pemuda harus mampu mengambil peran nyata dalam setiap kegiatan positif yang berlangsung di tengah masyarakat. Menurutnya, Karang Taruna tidak ingin generasi muda hanya menjadi penonton pembangunan desa. Pemuda harus berada di tengah masyarakat, ikut bekerja, bergotong royong, membantu pelaksanaan kegiatan dan menciptakan suasana yang positif. “Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar sangat mendukung dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Gebyar AKBAR ini. Kami bersama seluruh elemen masyarakat bergotong royong agar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Daniel. Menurut Daniel, momentum HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berorganisasi dan berkontribusi bagi masyarakat. Dari Pemuda, Untuk Desa Keterlibatan Karang Taruna dalam Gebyar AKBAR sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan desa. Pemuda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan untuk menggerakkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, Daniel menilai keterlibatan pemuda harus terus diperkuat. “Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat Desa Buntu Bedimbar. Melalui kegiatan seperti ini, para pemuda dapat berkontribusi dan mengambil peran positif dalam membangun desa yang kita cintai,” katanya. Pesan tersebut menjadi penting di tengah tantangan generasi muda saat ini. Daripada energi pemuda tersalurkan pada hal-hal negatif, Karang Taruna Buntu Bedimbar memilih menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan, membantu masyarakat dan menghidupkan kegiatan positif di desa. Karang Taruna Ikut Menghidupkan Ekonomi Masyarakat Gebyar AKBAR juga tidak berhenti pada kegiatan hiburan. Kehadiran sekitar 50 UMKM memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Produk-produk lokal masyarakat mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh pengunjung. Di sinilah peran pemuda kembali menjadi penting. Kegiatan masyarakat yang melibatkan UMKM, olahraga, seni, keagamaan hingga hiburan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengelola kegiatan sekaligus memahami potensi ekonomi yang dimiliki desanya. Karang Taruna pun menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya bisa membuat kegiatan menjadi ramai, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi dan sosial masyarakat. Kades Apresiasi Kebersamaan Masyarakat Kepala Desa Buntu Bedimbar, Mus Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar AKBAR. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar untuk memperkenalkan produk lokal. Mus berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam pembangunan desa. Malam Penutupan, Karang Taruna Kembali Siap Berkontribusi Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar akan memasuki malam penutupan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Malam penutupan dijadwalkan semakin meriah dengan penampilan Pengamen Binjai yang kemudian dilanjutkan dengan pesta kembang api. Di balik gemerlap pesta kemerdekaan tersebut, ada semangat yang jauh lebih penting: semangat pemuda untuk mengambil peran. Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar telah menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak harus menunggu untuk diberi peran. Pemuda bisa hadir, bergerak dan menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah kegiatan masyarakat. Gebyar AKBAR boleh selesai malam ini. Namun semangat Karang Taruna Buntu Bedimbar untuk terus berkontribusi bagi desa diharapkan tidak ikut padam bersama berakhirnya pesta. Karena desa yang kuat membutuhkan pemuda yang bergerak. Dan Buntu Bedimbar punya mereka. *(Tim)*

Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *