Tragedi Kecelakaan Tewaskan Siswa SDN 1 Pandeglang, Ketua IWO-I Desak Audit Sopir Ambulans Desa

Tragedi Kecelakaan Tewaskan Siswa SDN 1 Pandeglang, Ketua IWO-I Desak Audit Sopir Ambulans Desa
Spread the love

Elangmasnews.com, Pandeglang — Tragedi kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang siswa SDN 1 Pandeglang hingga meninggal dunia beberapa hari lalu menyisakan duka mendalam bagi keluarga, pihak sekolah, dan masyarakat Kabupaten Pandeglang. Peristiwa memilukan tersebut juga memantik perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk kalangan jurnalis.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Pandeglang angkat bicara menanggapi kejadian tersebut. Ia menilai peristiwa ini tidak boleh dianggap sebagai musibah biasa semata, namun harus diusut secara serius demi mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui dinas terkait, khususnya DPMPD Pandeglang, agar segera melakukan audit menyeluruh terhadap sopir ambulans desa. Mulai dari kelayakan mengemudi, administrasi, hingga standar operasional prosedur harus diperiksa secara ketat,” tegasnya.

Menurutnya, ambulans desa sejatinya adalah kendaraan pelayanan publik yang digunakan untuk kepentingan kemanusiaan, sehingga harus dikemudikan oleh sopir yang benar-benar profesional, berkompeten, dan bertanggung jawab.

Selain itu, Ketua IWO-I DPD Pandeglang juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus kecelakaan tersebut sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan transparan. Jangan sampai ada pembiaran atau kesan ditutup-tutupi. Ini menyangkut nyawa manusia dan keselamatan publik,” tambahnya.

Ia juga berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten Pandeglang lebih serius dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap seluruh armada layanan publik, khususnya ambulans desa, agar benar-benar berfungsi sebagai sarana penyelamat, bukan malah menjadi sumber petaka.
Sementara itu, pihak keluarga korban dan sekolah masih dalam suasana duka mendalam atas kepergian siswa yang dikenal baik dan berprestasi tersebut.

Baca Juga  Guna Mencetak Kader Yang Kompeten PAC GP Ansor Kecamatan Kaduhejo Menggelar Kaderisasi

Masyarakat pun berharap agar kejadian ini menjadi yang terakhir, serta ada perubahan nyata dalam sistem pengelolaan dan pengawasan layanan publik di Pandeglang.

Nay


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *