TOGEL MERAJALELA DI BATUBARA, DIDUGA SETORAN MENGALIR KE DISATRESKRIM — HUKUM DIUJI, POLISI MEMILIH BUNGKAM

TOGEL MERAJALELA DI BATUBARA, DIDUGA SETORAN MENGALIR KE DISATRESKRIM — HUKUM DIUJI, POLISI MEMILIH BUNGKAM
Spread the love

Elangmasnews.com, Batubara – Hukum di Kabupaten Batubara berada di titik nadir. Perjudian togel tebak angka tumbuh subur, beroperasi terang-terangan, tanpa rasa takut, tanpa sentuhan hukum, seolah penegakan hukum telah lumpuh total atau sengaja dibiarkan kehilangan nyali.

Di kawasan Kubah Kelambu, Kecamatan Air Putih, praktik togel bukan lagi isu tersembunyi.Aktivitas ilegal ini berjalan rutin, stabil, dan bebas, seakan memiliki “asuransi perlindungan” yang membuatnya kebal dari razia maupun penindakan. Semua ini terjadi di wilayah hukum Polres Batubara di bawah komando AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan.

Awak media telah menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyoroti langsung aktivitas tersebut. Namun, alih-alih ada tindakan tegas, perjudian togel justru terus hidup dan beroperasi normal. Kondisi ini memunculkan satu dugaan serius di tengah publik: pembiaran sistematis.

Pada 16 Januari 2026, konfirmasi langsung kepada salah satu penulis togel di lapangan menghasilkan pengakuan yang mencengangkan. Dengan nada santai dan tanpa rasa takut, yang bersangkutan menyebutkan,

“Ooo kalau untuk itu, coklat dan loreng sudah aman.”
Pernyataan ini bukan asumsi media, melainkan pengakuan langsung dari pelaku di lapangan.

Frasa “sudah aman” menjadi sinyal keras adanya dugaan aliran setoran yang membuat perjudian togel terus berjalan tanpa hambatan. Jika dugaan ini benar, maka persoalan ini bukan lagi sekadar judi ilegal, melainkan indikasi pembusukan hukum dari dalam institusi penegak hukum.

Ironisnya, meski video dan bukti aktivitas togel telah dikirim langsung ke nomor WhatsApp Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, hingga kini tidak ada respons, tidak ada klarifikasi, dan tidak terlihat tindakan hukum nyata di lapangan.

Sikap diam pimpinan kepolisian di tingkat Polres justru menjadi bensin bagi kecurigaan publik. Bungkam di tengah dugaan pelanggaran serius bukan sikap netral, melainkan sikap yang layak dipertanyakan secara terbuka.

Baca Juga  Tumpukan bekas Pasar Lama Rengasdengklok, UPTD Lingkungan Hidup Wilayah II Tunggu Arahan Dinas Lingkungan Hidup Karawang

Atas dasar itu, awak media mendesak keras Kapolda Sumatera Utara dan Kabid Propam Polda Sumut untuk segera turun tangan. Jangan lagi berlindung di balik laporan meja, alasan normatif, atau retorika internal. Fakta lapangan sudah berbicara, pengakuan sudah ada, dan bukti visual telah dikirimkan.

Jika Kapolda Sumut dan Kabid Propam masih memilih diam, publik berhak menarik kesimpulan pahit bahwa pembiaran ini bukan kebetulan, melainkan kegagalan serius dalam menjaga marwah institusi Polri.
Propam harus bertindak.
Kapolda harus bersikap.

Polres Batubara harus diperiksa.
Jika tidak, maka wajar bila masyarakat menilai,
di Batubara, hukum kalah oleh togel, dan keadilan kalah oleh setoran.

Awak media menegaskan, pemberitaan ini tidak akan berhenti.
Selama perjudian dibiarkan hidup dan aparat memilih bungkam, suara publik akan terus digedor tanpa kompromi.

( ZN)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *