ElangMasNews.Com, MAKASSAR — Memasuki pertengahan bulan Ramadan, kondisi tubuh mulai beradaptasi dengan pola makan dan tidur yang berubah. Namun, bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang menjalani terapi medis, pemilihan menu sahur tetap harus diperhatikan agar stamina terjaga dan pengobatan tidak terganggu. (02/27/2026).
Berikut rekomendasi makanan sahur yang kerap dianjurkan tenaga medis di pertengahan puasa:
1. Karbohidrat Kompleks untuk Energi Tahan Lama
Pilih nasi merah, roti gandum utuh, atau ubi rebus. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat kenyang lebih lama.
2. Protein Berkualitas
Telur rebus, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, atau ikan panggang sangat dianjurkan. Protein membantu mempertahankan massa otot dan mencegah tubuh cepat lemas di siang hari.
3. Sayur dan Buah Berserat
Bayam, brokoli, wortel, serta buah seperti pisang dan pepaya membantu menjaga pencernaan tetap lancar dan mencegah sembelit yang sering muncul saat puasa.
4. Lemak Sehat Secukupnya
Alpukat, kacang-kacangan, atau sedikit minyak zaitun dapat membantu rasa kenyang lebih lama tanpa membebani pencernaan.
5. Cairan yang Cukup
Minum 2–3 gelas air putih saat sahur. Hindari minuman terlalu manis, bersoda, atau berkafein berlebihan karena dapat memicu dehidrasi.
Dokter juga mengingatkan agar masyarakat dengan riwayat diabetes, hipertensi, atau gangguan lambung tetap mengikuti jadwal minum obat sesuai anjuran. Jika muncul keluhan seperti pusing berlebihan, lemas ekstrem, atau nyeri lambung hebat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Dengan menu sahur yang tepat di pertengahan puasa, tubuh tetap kuat menjalani ibadah hingga akhir Ramadan tanpa mengorbankan kesehatan. **Baramakassar_
Pewarta:( TIMRED).











