Elangmasnewa.com, Simalungun – Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia (WI) Simalungun Masa Bakti 2024–2028 resmi dilantik, Jumat (13/2/2026), di Aula SMA Negeri 1 Plus Raya. Pelantikan dipimpin Ketua Umum Pengprov WI Sumatera Utara yang diwakili Wakil Ketua Umum H. Sakiruddin SE, MM.

Pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan pembinaan dan pengembangan cabang olahraga wushu di Kabupaten Simalungun, dengan komitmen memperkuat prestasi atlet hingga level provinsi dan nasional.
Ketua KONI Kabupaten Simalungun, Sai Horasman Saragih S.Sos, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru. Ia optimistis periode 2024–2028 akan menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet berprestasi.
Ia mengungkapkan kebanggaan atas torehan prestasi sebelumnya, di antaranya pada Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat yang mempersembahkan medali emas, serta pada PON Papua di mana dari total 13 medali emas yang diraih Sumatera Utara, Wushu Simalungun menyumbangkan 1 emas dan 1 perak.
“Wushu Simalungun harus kita bangun. Saya yakin dan percaya di masa kepemimpinan Ketua Umum Wushu Simalungun, Dameanto Purba, akan tetap bangkit. Kita berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun memberi perhatian serius,” ujar Sai Horasman.
Ketua Umum WI Kabupaten Simalungun terpilih, Drs. Dameanto Purba, M.Si menegaskan pelantikan ini menjadi awal tanggung jawab empat tahun ke depan.
Ia mendorong sinergi seluruh pengurus untuk meningkatkan frekuensi kompetisi sebagai langkah konkret mempersiapkan atlet.
Saat ini, Pengkab WI Simalungun memiliki 6 sasana umum serta sekitar 22 sasana di sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Dengan total sekitar 28 sasana, Simalungun disebut sebagai daerah dengan jumlah sasana terbanyak di Sumatera Utara.
“Potensi pembibitan sudah kita lakukan. Tinggal bagaimana kita berharap dukungan Pengprov Sumut, terutama terkait fasilitas latihan dan pertandingan,” kata Dameanto.
Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun, Kabid Pembinaan Prestasi Roby Sinaga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.
Ia mengingatkan tantangan ke depan tidak ringan.
Menurutnya, Wushu Simalungun telah mencatat prestasi membanggakan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Tahun 2026 sendiri akan dihadapkan pada dua agenda besar, yakni Pekan Olahraga Pelajar dan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara.
“Pemkab Simalungun akan memperjuangkan anggaran melalui legislatif maupun eksekutif agar kegiatan olahraga tetap menjadi perhatian, meski dalam situasi efisiensi anggaran,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan berbagai pihak, Wushu Simalungun kini menatap target lebih tinggi: mempertahankan tradisi emas dan memperluas pembinaan atlet muda demi kejayaan olahraga daerah.
(S.Hadi Purba)










