Karawang ,- elangmasnews.com,-Pemerintah Kabupaten Karawang meningkatkan anggaran bantuan untuk UMKM menjadi Rp20 miliar di tahun 2026, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp11 miliar. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyatakan bahwa kenaikan anggaran ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan mendorong UMKM Karawang agar terus berkembang.
“Bantuan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga fasilitas usaha untuk menunjang perkembangan bisnis pelaku UMKM Karawang. Misalnya penguatan packaging produk bandeng, atau dukungan bagi nelayan di wilayah utara dengan olahan ikan dan rumput laut,” ujar Aep di Karawang.
Ia menambahkan, dinas terkait harus benar-benar hadir di lapangan dan melakukan pendampingan. Selain itu, Dinas Sosial juga diminta berperan dalam pemberdayaan masyarakat rentan agar bisa mandiri melalui usaha kecil, seperti berjualan sembako maupun usaha rumahan lainnya.
“Masyarakat harus diberikan edukasi dan dorongan untuk mau bekerja, sehingga bantuan yang diterima bisa menjadi modal usaha produktif,” tegas Aep.
Lonjakan Anggaran Bantuan UMKM Karawang:
– 2023: Rp2 miliar (±400 pelaku UMKM)
– 2024: Rp3 miliar (±600 pelaku UMKM)
– 2025: Rp11 miliar (±2.200 pelaku UMKM)
– 2026: Rp20 miliar (target penerima manfaat naik dua kali lipat)
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat, diharapkan UMKM Karawang dapat terus tumbuh dan berkembang.
Semoga dengan banyaknya UMKM yang terdaftar akan menambah tenaga kerja yang mumpuni sesuai bidang dan keahliannya. Ungkapnya.(Red)






